Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Artikel - Psikolog Bagikan Tanda-Tanda Perundungan pada Anak dan Cara Mengatasinya

Psikolog Bagikan Tanda-Tanda Perundungan pada Anak dan Cara Mengatasinya

Sekar Sari by Sekar Sari
07 Mei 2023 08:11
in Artikel, Kesehatan
0 0
Ilustrasi anak yang menjadi korban bullying di sekolah. (Freepik/Harianmuria.com)

Ilustrasi anak yang menjadi korban bullying di sekolah. (Freepik/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

Harianmuria.com – Psikolog Assosiate Klinik Terpadu Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) Rosana Dewi Yunita mengatakan ada beberapa tanda yang harus diketahui orang tua saat anak mengalami perundungan (bullying) di sekolah.

“Ada beberapa tanda saat anak mengalami perundungan di sekolah, antara lain anak tidak mau pergi ke sekolah, kesulitan tidur (insomnia) dan terlihat tegang atau cemas,” ujar Rosana, Jumat (5/5).

Selain itu muncul perilaku yang berbeda dari biasanya.

Saat anak menunjukkan tanda di atas, orang tua harus tanggap dan membantu anak untuk mengatasinya.

Rosana menambahkan, bagi remaja pertemanan merupakan salah satu hal yang penting. Saat mengalami masalah dalam pertemanan, anak dapat mengalami demotivasi belajar atau penurunan motivasi dalam belajar, sehingga prestasi anak di sekolah pun dapat menurun.

“Ketika dia mau berangkat, yang dulunya semangat ternyata kok sekarang nggak semangat. Ternyata dia tidak diajak dalam suatu lingkungan,” kata Rosana.

Selain tidak diajaknya anak dalam suatu lingkungan atau kelompok pertemanan, permasalahan lain dapat terjadi saat anak didiamkan atau tidak dihiraukan oleh teman-temannya, hingga perkataan yang menyinggung dari teman-temannya.

Kenali tahapan

Ada beberapa tahapan untuk memastikan apakah anak mengalami perundungan di sekolah atau tidak. Pertama, orang tua dapat mengonfirmasi, baik dari anak maupun teman yang disinyalir melakukan perundungan, apakah tindakannya hanya lelucon tanpa unsur kesengajaan atau memang sengaja untuk perundungan.

Pada anak-anak, khususnya anak usia sekolah dasar, kontrol diri mereka terkadang masih kurang baik. Tindakan-tindakan mereka kadang sudah disimpulkan merundung. Misalnya saat ingin meminjam sesuatu dari temannya, tetapi terkesan merebut atau memaksa mengambilnya, sehingga terlihat seperti perundungan yang sebenarnya tidaklah demikian.

Pada dasarnya, perundungan dilakukan secara konsisten oleh satu individu atau kelompok ke individu lainnya. Jika anak tidak mengalami hal tersebut, dan kejadian hanya sekali saja, kemungkinan besar mereka ada masalah dalam berkomunikasi belum sampai tindakan perundungan. Jadi orangtua atau lingkungan perlu bijak dalam mengatasi hal ini.

Kedua, orang tua dapat memberikan penguatan pada anak dan kemampuan pertahanan diri agar anak dapat mengatasi perundungan yang dialaminya.

Ketiga, orang tua dapat memastikan apakah permasalahan perundungan pada anak dapat diselesaikan melalui pihak sekolah dulu atau tidak.

Jika cara kedua tidak berhasil, orang tua dapat mendiskusikan tindakan perundungan  yang terjadi pada anak agar sekolah dapat mengambil tindakan tepat untuk mengatasinya.

Apabila ada kejadian perundungan, pihak sekolah dan orangtua bekerjasama untuk melakukan tindakan pada semua anak, baik anak yang merundung, anak yang dirundung, maupun anak yang hanya melihat tindakan perundungan tersebut. Bisa juga kerjasama dengan profesional seperti psikolog.

Oleh karena itu, Rosana berpesan agar orang tua dapat ikut serta menjadi teman bagi anak. Saat anak mengalami masalah, khususnya perundungan, orang tua dapat menjadi tempat mereka berkeluh kesah dan membantu mereka mengatasi permasalahannya.

“Dalam berdiskusi, orang tua perlu memperhatikan tahap perkembangan anak. Jadi, memperlakukan anak harus disesuaikan dengan usianya dan zamannya,” ujar Rosana

Kemudian, Rosana menyarankan agar orang tua memberikan kebebasan terbatas pada anak dengan tetap mengasah kemandiriannya. Orang tua memberi kepercayaan dan memberikan kesempatan pada mereka untuk mencoba hal baru atau hal lain yang mereka inginkan, dengan standar aturan yang jelas.

“Namun, saat ada hal-hal yang perlu diluruskan, orang tua tetap harus menyampaikannya dengan baik. Hal ini dilakukan agar anak tidak mengalami mispersepsi dan dapat menentukan hal mana yang benar dan yang salah,” kata Rosana.

Selain itu, Rosana juga menekankan pentingnya unsur agama juga untuk ditanamkan sejak dini pada anak agar mereka paham sesuatu yang dilarang dan yang tidak dilarang.

Karena dengan begitu, kontrol diri mereka akan lebih baik karena sejatinya orang tua tidak dapat mengawasi anak selama 24 jam. Orang tua dikatakan Rosana juga perlu memberikan rasa nyaman pada anak agar mereka merasa dapat berdiskusi dan terbuka pada orang tuanya. (Lingkar Network | Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: ArtikelBullyingKesehatanKesehatan Mental

Related Posts

Pelajari cara efektif menyusun peta proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi, kejelasan peran, dan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Artikel

Cara Efektif Menyusun Peta Proses Bisnis

22 Desember 2025
Peta proses bisnis menjadi kunci efisiensi tata kelola organisasi dan instansi.
Artikel

Mengenal Peta Proses Bisnis: Kunci Efisiensi Tata Kelola Organisasi dan Instansi

22 Desember 2025
Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.
Kajian Agama

Suluk Maleman Edisi 168: Merekonstruksi Empat Saka Guru Bangsa

22 Desember 2025
Pada Hari HAM Sedunia 10 Desember, nasib 400 warga Indonesia masih menggantung karena status tersangka yang tak kunjung disidangkan.
Artikel

Hari HAM Sedunia, 400 Orang Nasibnya Digantung

10 Desember 2025
Load More
Next Post
95 santri yang diberangkatkan ke Lirboyo. (Istimewa/Harianmuria.com)

HIMASAL Bersama dengan RMI NU Pati Kawal Keberangkatan 95 Santri Menuju Lirboyo

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS