• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Dugaan Keracunan MBG Terjadi Lagi di Tunjungan Blora, Belasan Siswa Sakit Perut hingga Muntah

ulfa puspa by ulfa puspa
1 Oktober 2026
in Blora, Highlight, News
70 5
Tim Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Blora saat meninjau dapur SPPG Tutup, Kecamatan Tunjungan usai ada laporan dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis di SDN 1 Tutup pada Kamis, 1 Oktober 2026. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

Tim Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Blora saat meninjau dapur SPPG Tutup, Kecamatan Tunjungan usai ada laporan dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis di SDN 1 Tutup pada Kamis, 1 Oktober 2026. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

575
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Blora, Kamis, 1 Oktober 2026.

Indikasi keracunan MBG dialami sejumlah siswa SDN 1 Tutup, Kecamatan Tunjungan. Makanan tersebut didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tutup di bawah naungan Yayasan Pelita Gizi Makmur.

Kepala SDN 1 Tutup, Mustofa Kamal Riyanto, mengatakan kejadian mulai diketahui sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, seorang guru kelas 2 melaporkan ada siswa yang mengalami sejumlah keluhan, di antaranya sakit perut, pusing dan muntah.

“Pertama muncul sekitar 09.30, Bu Guru kelas 2 lapor kepada saya kaitannya ada yang sakit perut, pusing, muntah. Kemudian ditangani Bu Guru dengan pertolongan pertama menggunakan minyak kayu putih,” ujar Kamal.

Setelah itu, guru meminta siswa yang mengalami keluhan indikasi keracunan makanan untuk dipulangkan. Pihak sekolah langsung menghubungi pihak SPPG untuk meminta penanganan.

“Saya chat WhatsApp ke kepala SPPG, karena tidak segera dibalas akhirnya kami telepon, mohon untuk segera ditangani,” jelasnya.

Namun, sambung Kamal, pihak yang datang ke sekolah pertama kali justru dari pihak SPPG Tutup. Sehingga ia mempertanyakan mengapa tidak langsung melibatkan tenaga kesehatan.

“Setelah datang saya bertanya, kenapa yang datang dari pihak SPPG bukan dari tim kesehatan. Kemudian dia baru telepon ke puskesmas,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, petugas dari puskesmas datang ke sekolah. Petugas kepolisian dari Polsek serta personel Koramil juga turut datang untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan.

Terdapat 13 siswa dari kelas 1 hingga kelas 4 SDN 1 Tutup menjalani pemeriksaan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, mendatangi SDN 1 Tutup untuk proses penyelidikan. Pihaknya mengamankan sisa muntahan siswa yang ada di depan kelas. Sementara muntahan lainnya, terjadi di toilet sekolah sehingga langsung disiram.

“Masih dalam proses penyelidikan,” kata Zaenul.

Di tempat SPPG Tutup, Subkoordinator Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja, dan Olahraga Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Blora, Tutik Rahayu, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan ke SPPG.

Menurutnya, petugas menggali sejumlah informasi terkait proses pengolahan dan pendistribusian makanan, mulai dari waktu makanan dimasak hingga proses pengiriman ke penerima.

“Kita tadi menanyakan terkait dengan kapan masaknya dan matangnya jam berapa, terus distributornya siapa, kemudian datangnya jam berapa,” jelas Tutik.

Petugas kemudian mendatangi langsung lokasi SPPG Yayasan Pelita Gizi Makmur Tutup untuk melakukan pemeriksaan kondisi tempat pengolahan makanan.

“Dari pemeriksaan awal, ternyata ada banyak dindingnya yang bolong,” ungkapnya.

Meski demikian, Tutik mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan penyebab munculnya keluhan pada siswa. Pemeriksaan masih dilakukan, termasuk menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel yang berkaitan dengan makanan tersebut.

“Kami belum bisa menyampaikan sepenuhnya karena masih proses pemeriksaan laboratorium,” pungkasnya.

Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita BlorabloraDinkes Blorakeracunan MBG
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Bupati Kendal Bidik Tejorejo Jadi Sentra Sukun, 150 Bibit Ditanam Bareng Karang Taruna

Next Post

Awal Musim Hujan di Rembang, Pati dan Jepara Diprediksi Datang Lebih Lambat

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

by ulfa puspa
17 Oktober 2026
552

BLORA, Harianmuria.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora meminta Dinas Pendidikan untuk mempersiapkan diri terhadap wacana penerapan kembali kebijakan siswa tidak otomatis naik kelas pada tahun...

SMPN 1 Sambong Blora Sedang Direvitaliasi, 192 Siswa Belajar di Luar Kelas

SMPN 1 Sambong Blora Sedang Direvitaliasi, 192 Siswa Belajar di Luar Kelas

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
523

BLORA, Harianmuria.com – SMP Negeri 1 Sambong, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, mendapatkan alokasi anggaran revitalisasi Rp1,9 miliar tahun anggaran 2026 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Dengan...

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

by ulfa puspa
16 Oktober 2026
635

BLORA, Harianmuria.com – Kabupaten Blora kembali menarik perhatian investor internasional di sektor energi terbarukan. Baru-baru ini, Pemerintah Kabupaten Blora menerima kunjungan dari calon investor asal Jepang, Toho Gas,...

Diresmikan Sejak Awal 2022, DPRD Blora Soroti Operasional Bendungan Randugunting 

Diresmikan Sejak Awal 2022, DPRD Blora Soroti Operasional Bendungan Randugunting 

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
525

BLORA, Harianmuria.com – Setelah diresmikan pada awal tahun 2022, pemanfaatan air baku Bendungan Randugunting dirasa belum optimal. Oleh karena itu DPRD Kabupaten Blora meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
635
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    178 shares
    Share 71 Tweet 45
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Keong Srutup, Menu Khas Kampung Sawah Segaran yang Bikin Ketagihan

Keong Srutup, Menu Khas Kampung Sawah Segaran yang Bikin Ketagihan

26 Mei 2025
832
Bumdes Buat Kebun Durian

Bumdes Buat Kebun Durian

2 Februari 2022
685

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya