• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

AMPB Klarifikasi Pulang Lebih Awal dari Jakarta, Tegaskan Sudah Berterima Kasih kepada Ojol

Redaksi by Redaksi
28 Agustus 2026
in News, Pati
68 4
Korlap AMPB Paijan dan para anggota AMPB menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada relawan pengemudi ojol Jakarta. (Tangkapan layar Instagram/@paijan.jawi)

Korlap AMPB Paijan dan para anggota AMPB menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada relawan pengemudi ojol Jakarta. (Tangkapan layar Instagram/@paijan.jawi)

551
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JAKARTA, Harianmuria.com – Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) menyampaikan klarifikasi terkait keputusan memulangkan massa asal Pati lebih awal setelah mengikuti aksi damai di depan Gedung DPR RI, Kamis (27/8/2026).

AMPB menegaskan kepulangan tersebut dilakukan karena situasi di sekitar kompleks parlemen dinilai mulai tidak kondusif.

Dalam klarifikasinya, AMPB juga menyampaikan permintaan maaf kepada pengemudi ojek online (ojol) dan masyarakat Jabodetabek. AMPB sekaligus mengucapkan terima kasih atas dukungan, pengawalan, serta bantuan yang diberikan selama massa Pati berada di Jakarta.

Aksi AMPB di depan Gedung DPR RI sebelumnya dilakukan untuk mendesak agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera disahkan. Setelah melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI, rombongan AMPB kemudian memutuskan menarik dan memulangkan massa.

Korlap AMPB, Paijan, menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah pihaknya melihat situasi di sekitar gedung DPR mulai diwarnai kelompok yang dinilai berpotensi memicu kericuhan.

“Setelah audiensi dari Gedung DPR RI, kita melihat ada anarko dan kita mengumpulkan masyarakat Pati, lima bus di depan mobil komando,” ujar Paijan dalam pernyataannya yang diunggah melalui media sosial.

Menurutnya, setelah massa berkumpul, rombongan berjalan dari Gedung DPR RI menuju bus yang berada di kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Dalam perjalanan tersebut, mereka berpapasan dengan para pengemudi ojol yang sebelumnya membantu mengawal massa AMPB.

Paijan menegaskan, pihaknya telah berulang kali menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengemudi ojol yang membantu mereka selama berada di Jakarta.

“Setiap perjalanan kita mengucapkan, ‘terima kasih bang ojol’ telah melindungi Mas Botok dan mengawal, membukakan jalan. Kita mengucapkan itu entah ratusan kali atau lebih, kita ulang-ulang terus. Setiap kita ketemu bang ojol kita ulang-ulang terus,” katanya.

Ia meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh narasi yang berpotensi memecah hubungan antara AMPB dan komunitas ojol di Jakarta.

“Jadi, kita jangan mau dipecah belah dengan narasi-narasi. Kita tetap menjaga kerukunan, silaturahmi bersama teman-teman ojol di Jakarta. Mari kita mengucapkan terima kasih bang ojol,” lanjut Paijan.

Perwakilan AMPB lainnya juga menyampaikan permintaan maaf kepada para pengemudi ojol dan masyarakat Jabodetabek atas hal-hal yang dianggap kurang berkenan selama rombongan berada di Jakarta.

“Terima kasih bang ojol, kalian saudara kami. Mohon maaf, kalau ada kekurangan warga Pati, kami minta maaf sebesar-besarnya. Kami dari AMPB dan warga Pati mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Koordinator AMPB Supriyono alias Botok juga menyampaikan klarifikasi melalui akun Facebook resminya. Ia menjelaskan bahwa keputusan menarik mundur massa dilakukan karena kondisi di sekitar Gedung DPR RI dinilai tidak kondusif.

Botok menegaskan sejak awal AMPB datang ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak memiliki niat membuat kerusuhan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pengemudi ojol, masyarakat Jabodetabek, serta masyarakat Indonesia yang telah memberikan dukungan terhadap aksi AMPB pada 27 Agustus 2026.

Dalam pernyataannya, Botok menyebut pihaknya tidak ingin massa Pati terlibat dalam situasi yang dapat memicu kerusuhan dan berujung pada rusaknya nama baik Pati.

“Mohon maaf kami terpaksa menarik mundur massa Pati dari depan Gedung DPR RI karena situasi tidak kondusif,” tulis Botok dalam klarifikasinya.

Ia juga meminta maaf apabila selama berada di Jakarta terdapat perkataan maupun perbuatan anggota rombongan yang kurang berkenan.

Klarifikasi AMPB tersebut disampaikan setelah sebelumnya muncul kekecewaan dari sebagian pengemudi ojol terkait keputusan massa Pati meninggalkan Jakarta lebih awal setelah audiensi dengan pimpinan DPR RI.

Perwakilan ojol, Melva Pardede, sebelumnya mengaku kecewa karena para pengemudi ojol telah membantu mengawal massa AMPB selama berada di Jakarta, termasuk memberikan bantuan logistik.

Menurut Melva, kepulangan massa AMPB ketika kelompok massa lainnya masih berada di sekitar kompleks Parlemen Senayan membuat sebagian ojol merasa ditinggalkan.

“Kami marah besar, kecewa. Rekan saya di sini kecewa. Kalian belum selesai main pulang aja setelah dari dalam. Bagaimana nasib rekan saya saat kalian diciduk oleh aparat?” kata Melva.

Ia dan sejumlah rekannya bahkan meminta AMPB menyampaikan permintaan maaf dalam waktu 1 x 24 jam serta mengancam tidak mengizinkan rombongan AMPB kembali ke Jakarta apabila kembali menggelar aksi terkait RUU Perampasan Aset.

“Kalau kalian datang lagi karena belum disahkan RUU itu, jangan menginjak lagi Jakarta,” tandasnya.

Menanggapi polemik tersebut, AMPB menegaskan keputusan pulang lebih awal bukan bentuk ketidakpedulian terhadap para pengemudi ojol. AMPB menyatakan tetap menghargai dukungan dan pengawalan yang diberikan komunitas ojol selama massa Pati berada di Jakarta.

Melalui klarifikasi yang disampaikan para pengurusnya, AMPB berharap kesalahpahaman yang muncul dapat diselesaikan dan hubungan baik dengan komunitas ojol serta masyarakat Jabodetabek tetap terjaga.

(Lingkar Media Network)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: aksi DPR 27 Agustus 2026AMPBBerita PatiBerita Pati Hari Inidemo DPRmassa Patiojol JabodetabekRUU Perampasan Aset
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Tingkatkan Keterampilan, Pekerja Konstruksi di Pati Dibekali Standar Pemasangan Baja Ringan

Next Post

Kandang Ayam Milik Warga Waru Rembang Dilanda Kebakaran, 35 Ribu Ayam Hangus

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Puluhan warga Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi protes di Polsek Cluwak, Selasa, 13 Oktober 2026. (Dok. LBH Semarang/Harianmuria.com)

Konflik Lahan 174 Hektare, Warga Karangsari Pati Desak Polisi Hentikan Kriminalisasi Petani

by Redaksi
14 Oktober 2026
531

PATI, Harianmuria.com – Puluhan warga Desa Karangsari, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendatangi Polsek Cluwak untuk mendesak kepolisian menghentikan proses hukum terhadap petani yang terlibat konflik agraria...

Musancab Digelar Serentak di 21 Kecamatan, PPP Pati Bidik Perolehan 9 Kursi DPRD

Musancab Digelar Serentak di 21 Kecamatan, PPP Pati Bidik Perolehan 9 Kursi DPRD

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
649

PATI, Harianmuria.com – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Pati mulai menyiapkan langkah untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif. Partai berlambang Kabah ini memasang target meraih tujuh hingga sembilan kursi...

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra. (Harianmuria.com)

Pengawasan Trotoar Pati Dikritik Sudewo, Plt Bupati Chandra Bakal Minta Penjelasan Kementerian PU

by Redaksi
10 Oktober 2026
606

PATI, Harianmuria.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra akan menemui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk membahas pembangunan trotoar di Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Pati, Jawa...

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

by ulfa puspa
8 Oktober 2026
533

PATI, Harianmuria.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Penataan Bangunan, Permukiman, dan Kawasan, Dika Dwi Angga,meninjau proyek penataan trotoar Jalan Sudirman, Kabupaten...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
551
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
634
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi menunaikan ibadah haji dan umroh di Baitullah Mekkah. (Unsplash/Harianmuria.com)

Ingin Wujudkan Mimipi ke Baitullah? Terapkan 4 Kiat Atur Keuangan Berikut Ini

28 November 2022
593
Ilustrasi wanita berhijab. (Freepik/Harianmuria.com)

Bahaya! Pemakaian Hijab yang Salah Bisa Bikin Kepala Botak, Berikut Tips Menurut Ahli

10 September 2023
639

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya