REMBANG, Harianmuria.com – Sejumlah manuskrip kuno koleksi Perpustakaan/Museum Nusantara Masjid Jami Lasem resmi tercatat dalam Registrasi Nasional Naskah Kuno. Sertifikat pengakuan tersebut diserahkan oleh Bupati Rembang, Harno, dalam rangkaian kegiatan Festival Literasi Rembang 2026, Sabtu, 25 Juli 2026.
Penggiat sejarah sekaligus pengurus dan penjaga manuskrip Perpustakaan/Museum Nusantara Masjid Jami Lasem, Abdullah Hamid, menyambut baik pencapaian tersebut.
Menurutnya, masuknya manuskrip koleksi Lasem dalam registrasi nasional menjadi bentuk apresiasi sekaligus penguatan terhadap upaya pelestarian naskah kuno.
“Alhamdulillah, beberapa manuskrip koleksi Perpustakaan Masjid Jami Lasem telah masuk Registrasi Nasional Naskah Kuno dan mendapatkan sertifikat yang diserahterimakan oleh Bupati Rembang dalam acara Festival Literasi Rembang 2026,” ujarnya.
Abdullah berharap capaian tersebut dapat membuka peluang penelitian dan pendataan lebih lanjut terhadap manuskrip kuno lain yang masih tersimpan, termasuk naskah Carita Lasem yang memiliki nilai historis tinggi.
“Momentum Festival Literasi Rembang ini semoga menjadi jalan agar naskah kuno Carita Lasem dapat ditelusuri dan nantinya masuk Registrasi Nasional Naskah Kuno sehingga memperoleh sertifikat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang selama ini terlibat dalam proses pelestarian, penelitian, dan pengkajian manuskrip kuno di Kabupaten Rembang.
“Terima kasih kepada Perpusda Rembang, Perpustakaan Provinsi Jawa Tengah, Perpustakaan Nasional RI, para wakif manuskrip, serta para peneliti yang telah berkhidmat untuk pelestarian dan kajian naskah kuno. Barakallah,” tuturnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Rosyid











