KENDAL, Harianmuria.com – Sebanyak 575 pelajar tingkat SMP dari sekolah negeri dan swasta di Kabupaten Kendal mengikuti Olimpiade Sains Nasional Kabupaten (OSNK) Tahun 2026 yang digelar serentak pada Kamis, 11 Juni 2026.
Kegiatan yang difasilitasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal tersebut menjadi ajang pengembangan minat, bakat, dan prestasi akademik peserta didik di bidang sains.
Pelaksanaan OSNK tahun ini berlangsung di tujuh lokasi yang telah ditunjuk sebagai pusat kegiatan, yakni SMPN 1 Sukorejo, SMPN 2 Weleri, SMPN 3 Patebon, SMPN 1 Kendal, SMPN 2 Kendal, SMPN 1 Brangsong, dan SMPN 1 Boja.
Seluruh peserta mengikuti seleksi menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) yang didukung fasilitas laboratorium komputer di masing-masing sekolah penyelenggara.
Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP Disdikbud Kendal, Syahban Siantoro, mengatakan ratusan peserta tersebut berasal dari 110 SMP negeri maupun swasta yang tersebar di Kabupaten Kendal.
“Peserta ini terbagi di tiga mata pelajaran yaitu Matematika, IPA dan IPS,” terangnya.
Menurut Syahban, OSN merupakan salah satu ajang talenta yang diselenggarakan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah hingga nasional. Melalui kompetisi tersebut, siswa didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan daya saing di bidang ilmu pengetahuan.
“Peserta dengan peringkat 10 besar akan melaju ke tingkat Provinsi Jawa Tengah. Harapannya melalui OSN ini kemampuan literasi dan numerasi siswa lebih meningkat dan bisa bersaing hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Selama pelaksanaan ujian, panitia dan pengawas melakukan pemantauan secara langsung guna memastikan proses seleksi berlangsung tertib, lancar, dan transparan. Para peserta tampak serius mengerjakan soal di depan komputer masing-masing sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Salah satu lokasi penyelenggaraan, SMPN 2 Weleri, menjadi tempat pelaksanaan seleksi bagi 129 peserta. Pengawas OSNK Kabupaten Kendal di lokasi tersebut, Dian Aji Sulistyo, menilai penyelenggaraan tahun ini berjalan lebih efektif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, pembagian pelaksanaan ke tujuh titik membantu mengurangi kepadatan peserta dan memudahkan proses pengawasan.
“Pelaksanaan OSNK tahun 2026 ini lebih bagus dan tertib. Kita bagi menjadi tujuh titik sehingga kegiatan bisa berjalan lebih baik. Dari sistemnya juga alhamdulillah berjalan lancar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ujian dilaksanakan dalam beberapa sesi sesuai bidang lomba yang diikuti peserta. Untuk mendukung pelaksanaan seleksi, SMPN 2 Weleri memanfaatkan dua laboratorium komputer yang telah dipersiapkan sebelumnya.
“Di SMPN 2 Weleri ada 129 peserta dan kami menggunakan dua laboratorium komputer untuk pelaksanaannya,” pungkasnya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid











