PATI, Harianmuria.com – Spesifikasi pekerjaan perbaikan jalan di Kabupaten Pati mendapat sorotan masyarakat karena erat kaitannya dengan anggaran.
Koordinator Gerakan Masyarakat Tolak Korupsi atau Germap, Cahya Basuki alias Yayak Gundul, mengatakan bahwa pantauan tim di lapangan menemukan papan informasi proyek jalan tidak menyertakan ketebalan jalan.
“Terpantau sama tim di lapangan proyek ini tidak ada spek ketebalan hanya panjang dan lebar di papan informasi,” ungkap Yayak pada Rabu, 10 Juni 2026.
Oleh karena itu pihaknya mendorong Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) agar menambahkan informasi spesifikasi pekerjaan jalan lebih lengkap sebagai bentuk keterbukaan informasi publik. Dengan demikian pekerjaan yang pendanaannya bersumber dari uang rakyat bisa dipertanggungjawabkan.
“Kita sampaikan ke DPUTR akan ditambahi ketebalan. Artinya kalau ada panjang lebar dan ketebalan nanti ketemu harga pekerjaan dan proyek,” imbuhnya.
Apabila spesifikasi pekerjaan lengkap, menurut Yayak, perhitungan anggaran pun bisa lebih jelas.
“Kalau ada yang menyatakan zamannya Pak Sudewo dapat segini (panjangnya), kita tidak mau membandingkan. Nanti kita hitung biar tepat sasarannya,” ucapnya
Sampai pada Rabu, 10 Juni 2026, Germap menerima 25 laporan jalan rusak dari masyarakat. Setiap hari Selasa, laporan akan diteruskan ke DPUTR atau ke Plt Bupati Risma Ardhi Chandra sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah terhadap uang rakyat.
“Belum ada tambahan, masih 25 titik. Kita imbau masyarakat supaya mau melapor. Sudah jelas bahwa uang Rp210 miliar sudah diplot di 54 titik dan diketahui oleh DPRD,” tandasnya.
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











