BLORA, Harianmuria.com – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora tetap menyelenggarakan program mudik gratis bagi perantau asal Kota Blora yang berada di Jakarta.
Sekretaris Daerah (Sekda) Blora, Komang Gede Irawadi, menyampaikan bahwa jumlah armada bus yang disiapkan tahun ini mengalami penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun lalu untuk mudik 2 armada bus, tahun ini masih sama. Sementara untuk arus balik, tahun ini hanya 1 armada yang tahun sebelumnya Pemkab menyediakan 2 armada bus,” terang Komang, Selasa, 3 Maret 2026.
Ia menjelaskan, secara total Pemkab Blora tahun ini menyediakan tiga unit bus untuk melayani arus mudik dan arus balik.
Meski demikian, Pemkab Blora berupaya menambah dukungan armada melalui kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk badan usaha milik negara (BUMN) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), guna mendukung kelancaran program tahunan tersebut.
“Kalau tahun ini, Pemkab menggandeng Semen Gresik dan Baznas. Masing-masing memberi 2 armada bus untuk arus mudik, tapi untuk arus balik tidak ada,” katanya.
“Tahun lalu Baznas juga memberikan 2 armada untuk arus mudik,” sambung Komang.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora, Sunyoto, memastikan seluruh armada yang digunakan dalam program mudik gratis telah melalui pemeriksaan kelaikan jalan.
“Nantinya kita (Dishub) akan melakukan ramcheck. Jadi kita wajib untuk memastikan seluruh detail kendaraan atau armada dalam kondisi prima. Diantaranya mesin, roda-roda hingga lampu armada,” Jelas Sunyoto.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid











