• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Mengenal Profesi Juru Bahasa Insyarat yang Sering Terlihat di Layar Televisi

Sekar Sari by Sekar Sari
18 Agustus 2022
in Highlight
99 3
Mengenal Profesi Juru Bahasa Insyarat yang Sering Terlihat di Layar Televisi | Harianmuria
786
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan channel televisi yang seringkali menghadirkan juru bahasa isyarat (JBI) di bagian pojok bawah. Pekerjaan ini bukanlah hal yang dapat dianggap sepele, bahkan para JBI bertanggung jawab untuk menginterpresentasikan informasi ke dalam percakapan bahasa isyarat bagi penyandang difabel tunarungu atau tuli secara benar.

Sejalan dengan banyaknya channel televisi yang memanfaatkan jasa ini sebagai jembatan bagi para penyandang tunarungu, profesi ini kian banyak digandrungi peminatnya. Tidak hanya pada jenjang pendidikan formal, banyak tempat penyedia pelatihan khusus untuk mendalami bahasa isyarat ini.

Biasanya para JBI ini tergabung dengan Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat Indonesia (PLI). Organisasi inilah yang akan membantu para pemula yang ingin belajar tentang bahasa isyarat.

Target dari profesi juru bahasa isyarat atau deaf interpreter ini tentunya adalah penyandang gangguan pendengaran atau yang disebut difabel tunarungu atau tuli. Ada juga yang menyebut layanan ini dengan sign language interpreter.

Perlu diketahui sebelumnya, bahwa ternyata sebutan tuli dinilai lebih nyaman disebut ketimbang tunarungu. Sebab kata deaf sendiri mengacu pada kelompok minoritas linguistic pengguna bahasa insyarat.

Di Indonesia sendiri, sebagai bentuk profesionalistas para jjuru bahasa insyarat mereka juga mengantongi sertifikat yang tersertifikasi oleh Indonesian Sign Language Interpretes (INASLI) atau PLI.

Menjadi seorang juru bahasa isyarat tidak hanya sekedar pekerjaan mengalihbahasakan, tapi ada beberapa etika yang perlu dipegang sebagai syarat dalam menjalankan tugas. Mengutip dari Tempo.co, setidaknya ada lima ketentuan yang harus diperhatikan oleh setiap petugas juru bahasa isyarat, yaitu:

  1. Juru bahasa isyarat harus menghormati dan menyesuaikan dirinya dengan budaya komunikasi serta berinteraksi dengan setiap insan tuli.
  2. Juru bahasa tidak diperkenankan memotong atau merebut pembicaraan dari insan tuli.
  3. Juru bahasa isyarat dilarang merebut pekerjaan dan bisnis insan tuli.
  4. Juru bahasa isyarat wajib mengenakan pakaian berwarna polos entah atau biru gelap saat menjalankan tugas.
  5. Juru bahasa isyarat tidak diperkenankan memakai perhiasan atau aksesori apapun yang dapat memicu pengalihan konsentrasi insan tuli saat menerjemahkan bahasa isyarat.

Sedangkan gaji dari seorang JBI, mengutip dari Mediani,com bagi tiap-tiap profesional juru bahasa isyarat dapat mendapatkan gaji mencapai Rp 4-8 juta. Sedangkan di Amerika Serikat sendiri, penghasilan yang bisa didapatkan mencapai Rp 3 juta per jamnya.

Keahlian ini dapat diklasifikasikan ke dalam 4 level, yaitu level bawah dengan pendapatan kisaran USD 22-60, level menengah USD 24-64, dan berpengalaman  USD 24-67, serta level akhir USD 24-63. (Lingkar Network – Harianmruia.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: deaf interpreterJBIJuru Bahasa IsyaratPusat Layanan Juru Bahasa Isyarat Indonesiasign language interpreter
SummarizeShare56SendShare
Previous Post

Sambut HUT RI ke-77, Polres Pati Kibarkan Bendera Merah Putih Raksasa di Perairan Laut Jawa

Next Post

Angka Kematian Ibu dan Bayi Tinggi, Ini Kata Pemkab Kudus

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

No Content Available
Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
524
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
750
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
534

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Proyek KNMP Gempolsewu Kendal Dikucur Rp3,6 Miliar, Ini Fasilitas yang Akan Dibangun

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi anak yang tengah demam salah satu gejala DBD karena nyamuk aedes aegepty. (Freepik/Harianmuria.com)

Waspada Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti, Kenali Gejala DBD pada Anak di Musim Hujan

15 Oktober 2022
572
Kisah di Balik Tragedi Kebakaran Apartemen Hong Kong

Kisah di Balik Tragedi Kebakaran Apartemen Hong Kong

17 Februari 2026
550

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya