KENDAL, Harianmuria.com – Desa Sukodadi, Kecamatan Singorojo, diproyeksikan menjadi lumbung protein hewani di Kabupaten Kendal. Potensi besar itu mulai terlihat saat ratusan peternak mengikuti kegiatan Bulan Bakti Peternakan ke-189 yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kendal, Kamis, 25 September 2025.
Singorojo, Kantong Populasi Kambing dan Domba
Kepala DPP Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, menyebut Singorojo merupakan salah satu kantong populasi kambing dan domba terbesar di Kendal. Namun, pola pemeliharaan ternak warga masih banyak yang bersifat konvensional.
“Di desa ini hampir setiap rumah memiliki kandang. Tantangannya adalah bagaimana meningkatkan hasil ternak tanpa meninggalkan kearifan lokal. Kuncinya ada pada edukasi,” jelas Pandu.
Edukasi dan Pelatihan Peternak
Melalui kegiatan ini, peternak dibekali pengetahuan praktis mulai dari teknik pembuatan pakan tahan lama hingga pentingnya vaksinasi untuk mencegah penyakit ternak. Pelatihan dilakukan langsung di lapangan agar mudah dipahami dan diterapkan peternak.
“Dengan cara ini, kita berharap kualitas hasil ternak meningkat sekaligus lebih aman dari risiko penyakit,” tambah Pandu.
Dukungan untuk Keluarga Peternak
Tidak hanya fokus pada ternak, Pemkab Kendal juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah yang menyediakan bahan pokok seperti telur dan susu dengan harga terjangkau. Selain itu, dibagikan pula makanan tambahan untuk balita sebagai upaya mendukung gizi anak-anak desa.
“Ini bentuk perhatian kami, bukan hanya kepada peternak, tapi juga keluarga mereka,” ujar Pandu.
Potensi Sukodadi Jadi Lumbung Protein
Plt Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan DPP Kendal, Septiana Wulandari, menilai Sukodadi memiliki peluang besar menjadi desa mandiri pangan.
“Jika warga diberi pengetahuan dan akses teknologi peternakan modern, Sukodadi bisa jadi contoh desa mandiri pangan berbasis ternak. Dengan pendekatan yang tepat, desa ini bisa jadi lumbung protein hewani untuk Kendal dan sekitarnya,” tegasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki











