PATI, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) berencana menata ulang destinasi wisata alam Gua Wareh yang terletak di Desa Kedumulyo, Kecamatan Sukolilo. Penataan ini akan dimulai pada tahun 2026 dan ditargetkan menjadikan Gua Wareh sebagai ikon wisata alam favorit di Kabupaten Pati.
Kepala Dinporapar Pati, Rekso Suhartono, menyampaikan bahwa penataan Gua Wareh akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari area kolam, tempat parkir, hingga penataan warung-warung yang berada di sekitar lokasi.
“Gua Wareh ini aset milik Pemkab. Tahun 2026 sudah kami anggarkan, mulai dari penataan kolam, parkir, taman, hingga warung warga sekitar. Tujuannya agar pengunjung merasa nyaman, lokasi jadi estetik, dan bisa menarik lebih banyak wisatawan,” ujar Rekso, Senin, 21 Juli 2025.

Wisata Alam yang Terus Mengalir
Gua Wareh dikenal dengan aliran airnya yang jernih dan tidak pernah surut, menjadikannya destinasi favorit bagi warga sekitar untuk mandi dan bermain air. Pengelolaan tempat wisata ini selama ini dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Kedumulyo.
Selain keindahan alamnya, rencana penataan juga akan menyasar desain jalan masuk dan fasilitas pendukung. Dinas terkait juga mengupayakan agar aktivitas warga sekitar, seperti mencuci, tidak mengganggu estetika dan kenyamanan pengunjung.
“Kami ingin menjadikan Gua Wareh sebagai destinasi yang rapi, tertata, dan menyenangkan untuk semua kalangan. Tahun 2026 akan jadi awal pengembangan wisata berbasis potensi lokal di Pati,” tambah Rekso.
Dengan adanya proyek ini, Gua Wareh diharapkan tak hanya jadi tempat rekreasi lokal, tetapi juga menjadi destinasi alam yang bisa bersaing dengan tempat wisata lain di Jawa Tengah.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki











