PATI, Harianmuria.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati mencatat, setidaknya terdapat kenaikan volume sampah sampai dengan dua kali lipat menjelang Lebaran dan beberapa hari setelah Lebaran.
DLH Kabupaten Pati mencatat, jumlah timbunan sampah di hari biasa rata-rata sebanyak 80 ton hingga 100 ton. Sedangkan beberapa hari menjelang Lebaran dan sesudah Lebaran bisa mencapai 150 ton hingga 200 ton.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati, Tulus Budiharjo saat ditemui di kantornya, Senin (09/05) Pagi.
Bupati Jepara Berharap TPA Bisa Selesaikan Persoalan Sampah di Karimunjawa
“Dari H-2 Lebaran sudah cukup banyak sampah, bahkan H-1 Lebaran hampir semua TPS (Tempat Penampungan Sementara) sampah kita di Kabupaten Pati meningkat dua kali lipat,” tuturnya.
Hal itu membuat pihaknya mengambil langkah, secara langsung ia memerintahkan jajarannya untuk meningkatkan pengambilan sampah dari masyarakat yang biasanya dua kali dalam sehari meningkat menjadi empat kali dalam sehari.
Meski sempat mengalami kenaikan, Tulus mengungkapkan bahwa kini setelah arus balik mudik Lebaran selesai, volume sampah kembali normal dan intensitas penarikan sampah dari masyarakat juga kembali ke intensitas normal seperti hari biasa.
Saat kenaikan volume sampah terjadi, pihak DLH Kabupaten Pati mengaku sampai mengerahkan kontainer cadangan untuk mengambil sampah di wilayah yang agak jauh seperti di Kecamatan Trangkil maupun di Kecamatan Margoyoso.
“Kontainer tambahan kita tarik kemudian frekuensi pengambil sampah sudah sesuai dengan hari-hari biasa,” pungkasnya. (Lingkar Network | Lingkar TV)











