JEPARA, Harianmuria.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara terus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada ditengah musim hujan khususnya bencana alam tanah longsor.
Kalakhar BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto melalui Kasi Pencegahan dan kesiapsiagaan, Nugroho Isman menyebut, ada 12 kecamatan dengan resiko bencana longsor sedang hingga tinggi, meliputi Kecamatan Donorojo, Keling, Kembang, Bangsri, Mlonggo, Pakis Aji, Jepara, Batealit, Tahunan, Kedung, Pecangaan, Mayong, Nalumsari).
“Potensi tingginya ada di 6 kecamatan, yaitu Donorojo, Keling, Bangsri, Pakis Aji, Batealit, Mayong, Nalumsari, ujarnya.
159 Desa di Jepara Terancam Terendam Banjir saat Musim Hujan, Berikut Rinciannya
Nugroho mengungkapkan, potensi musibah longsor yang tinggi di wilayah-wilayah tersebut telah dipetakan dan masuk ke dalam Kajian Risiko Bencana (KRB) Kabupaten Jepara tahun 2023.
Ia pun menjelaskan wilayah-wilayah tersebut memiliki risiko tinggi musibah longsor karena faktor geografisnya yang berupa kontur perbukitan dan pegunungan.
“Potensi ini akan semakin tinggi bila perbukitan atau tebingnya gundul karena sedikit pepohonan yang berfungsi sebagai penahan,” jelasnya.
Maka dari itu, lanjut Nugroho, yang paling penting adalah menjaga wilayah perbukitan atau tebing terjaga vegetasinya dengan tidak melakukan penebangan pohon.
“Jangan melakukan penggundulan,” pungkasnya. (Lingkar Network | Tomi Budianto – Harianmuria.com)










