BLORA, Harianmuria.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Blora terus menggencarkan edukasi keselamatan berkendara melalui program HEBAT (Hadir, Berbuat, Bermanfaat) dengan menyasar pelajar SMA/sederajat.
Program ini bertujuan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak usia muda agar tercipta budaya keselamatan di jalan raya.
Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan
Pada Kamis, 30 Oktober 2025, kegiatan edukasi tersebut dilakukan di SMA Negeri 1 Ngawen, Blora, yang berlokasi tepat di samping ruas jalan provinsi Blora–Kunduran.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Blora, Ipda Bayu Destya, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan masyarakat lalu lintas (Dikmas Lantas) dan sosialisasi keselamatan berkendara bagi para pelajar.
“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab kita semua. Pelajar harus menjadi contoh dalam disiplin berlalu lintas,” tegas Ipda Bayu.
Tanamkan Konsep “3 Siap Berlalu Lintas”
Dalam penyuluhan tersebut, Ipda Bayu memperkenalkan konsep “3 Siap Berlalu Lintas”, yaitu Siap Diri, Siap Kendaraan, hingga Siap Menaati Peraturan yang berlaku.
Ia juga menekankan pentingnya memahami Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, agar pelajar mengetahui batas usia berkendara dan aturan yang berlaku.
“Kami mengimbau agar pelajar tidak menggunakan knalpot brong, selalu memakai helm berstandar SNI, dan tidak berkendara sebelum cukup umur,” jelasnya.
Turunkan Angka Pelanggaran dan Kecelakaan
Program edukasi ini menjadi bagian dari rencana kerja Satlantas Polres Blora dalam upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di kalangan pelajar.
“Generasi muda adalah harapan masa depan. Sejak dini, mereka harus memahami fungsi regulasi serta dampak pelanggaran lalu lintas,” ujarnya.
Menurut Ipda Bayu, antusiasme para pelajar dalam mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Hal itu menjadi semangat bagi jajaran Satlantas untuk terus hadir di sekolah-sekolah dan masyarakat.
“Kami berkomitmen terus hadir di kalangan pelajar agar kesadaran berlalu lintas tumbuh sejak muda. Dengan begitu, Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di Blora dapat terwujud secara berkelanjutan,” imbuhnya.
Pelajar SMAN 1 Ngawen Siap Jadi Teladan
Salah satu siswa, Safina Salsabila, mengaku senang dengan kegiatan ini karena memberikan pemahaman baru tentang pentingnya keselamatan di jalan.
“Selama ini banyak teman yang masih menganggap remeh aturan lalu lintas. Setelah dijelaskan langsung oleh polisi, kami jadi lebih paham kenapa aturan itu penting untuk keselamatan bersama,” ujarnya.
Senada, Haidar, siswa kelas XII, mengaku termotivasi menjadi pelopor keselamatan berkendara di sekolahnya. “Kami berjanji akan lebih tertib saat berkendara dan mengingatkan teman-teman agar tidak ugal-ugalan di jalan,” katanya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










