BLORA, Harianmuria.com – Rembesan minyak mentah akibat penutupan sumur ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, kembali meresahkan warga. Cairan hitam pekat tersebut merembes ke lahan pertanian dan saluran air, menimbulkan bau menyengat serta kekhawatiran akan dampak kesehatan dan lingkungan.
Bau Menyengat dan Ancaman Kebakaran
Peristiwa ini terjadi sejak beberapa hari terakhir. Minyak yang tidak sepenuhnya tertampung setelah penutupan sumur ilegal merembes ke saluran air, persawahan, dan area sekitar di Dukuh Gendono.
“Bau minyaknya sangat menyengat. Kami khawatir kalau terbakar atau mencemari sumur air warga,” ujar Eko, warga setempat, Jumat, 3 Oktober 2025.
Selain menimbulkan bau, rembesan minyak mentah ini juga berisiko memicu kebakaran karena sifatnya yang mudah terbakar. Genangan minyak dilaporkan masuk hingga ke lahan pertanian.
DLH Blora Lakukan Penanganan Cepat
Menanggapi laporan warga, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora segera menurunkan tim ke lokasi. Langkah darurat dilakukan dengan membersihkan area terdampak, membuat kolam penampungan darurat, dan mengangkut minyak menggunakan truk BPE untuk dititipkan ke Pertamina.
“Penanganan kami lakukan secepat mungkin sekaligus berkoordinasi dengan stakeholders terkait,” tegas Kepala DLH Blora, Istadi.
Ia menambahkan, DLH bersama SKK Migas, Pertamina, aparat penegak hukum, dan instansi terkait sudah terjun ke lapangan sejak pertengahan September 2025 setelah menerima laporan masyarakat.
DLH juga mengimbau warga agar tetap tenang, waspada terhadap potensi kebakaran, serta segera melapor jika menemukan kembali aktivitas pengeboran ilegal.
Polisi Amankan Lokasi dan Lakukan Penyelidikan
Selain DLH, Polres Blora turut turun tangan. Personel kepolisian langsung diterjunkan untuk mengamankan lokasi dan memastikan tidak ada potensi kebakaran maupun ancaman keselamatan warga.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menegaskan pihaknya akan menindaklanjuti kasus ini. “Kami juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area rembesan minyak demi keselamatan, serta segera melaporkan jika menemukan indikasi kegiatan pengeboran ilegal lainnya.
Ancaman Bahaya Pengeboran Ilegal
Blora dikenal sebagai salah satu lumbung migas di Jawa Tengah. Namun aktivitas pengeboran ilegal kerap terjadi dan menimbulkan risiko besar. Tanpa standar keamanan yang memadai, praktik tersebut berisiko menimbulkan bencana lingkungan sekaligus membahayakan keselamatan masyarakat.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










