BLORA, Harianmuria.com – Kondisi keamanan di Kabupaten Blora hingga saat ini dinilai aman dan kondusif bagi masyarakat. Meski begitu, Polres Blora tetap menyiagakan seluruh personel, baik di Mapolres maupun 16 Polsek, untuk siaga 24 jam.
“Kita siaga 24 jam, hanya ada pengaturan jam istirahat. Seluruh personel Polsek tetap dikerahkan untuk deteksi dini dan patroli agar situasi kondusif tetap terjaga,” Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, Jumat, 5 September 2025.
Kesiagaan ini belum memiliki batas waktu dan masih menunggu instruksi lebih lanjut dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Kapolri meminta seluruh jajaran kepolisian daerah memperkuat deteksi dini dan menjaga kamtibmas tetap kondusif.
AKBP Wawan mengapresiasi dukungan masyarakat Blora yang berperan aktif menjaga keamanan. “Alhamdulillah, situasi di Blora masih aman dan masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang,” ungkapnya.
Kapolres Ajak Warga Tolak Provokasi dan Anarkisme
AKBP Wawan juga mengajak seluruh elemen masyarakat Blora agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu negatif, terutama terkait dinamika yang terjadi di beberapa daerah lain di Indonesia.
“Jangan sampai ada aksi anarkis yang menimbulkan ketakutan. Kalau ada perbedaan pendapat, selesaikan lewat musyawarah, bukan kekerasan,” tegasnya.
Sebagai langkah nyata, Polres Blora bersama Forkopimda, tokoh agama, organisasi masyarakat, dan perguruan silat menandatangani deklarasi menolak kekerasan dalam penyampaian pendapat. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk menghidupkan kembali pos kamling dan menyebarkan konten positif di media sosial.
“Kondusivitas wilayah adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan keamanan yang stabil, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat bisa terus diwujudkan,” pungkas AKBP Wawan.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










