Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Petani Belum Merdeka Finansial, Camat Agsun Tampung, Tindaklanjuti dan Kawal Pengajuan Bantuan

Petani Belum Merdeka Finansial, Camat Agsun Tampung, Tindaklanjuti dan Kawal Pengajuan Bantuan

Sekar Sari by Sekar Sari
18 Agustus 2023 14:13
in News
0 0
RAMAH: Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., M.Si. berbaur dengan Kelompok Tani Desa Kembang. (Dok.Harianmuria.com)

RAMAH: Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., M.Si. berbaur dengan Kelompok Tani Desa Kembang. (Dok.Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

PATI, Harianmuria.com – Kemerdekaan memiliki makna yang berbeda-beda bagi tiap individu. Tak terkecuali bagi para kelompok tani di Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Bagi kelompok tani di Desa Kembang, merdeka finansial masih merupakan cita-cita yang harus diperjuangkan. Terlebih dengan banyaknya kendala di bidang pertanian yang belum terselesaikan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Kelompok Tani Desa Kembang Ichwanudin usai melaksanakan upacara bendera di tengah sawah, Kamis (17/8/2023). Menurutnya, upacara Hari Kemerdekaan tidak hanya tentang perayaan. Tetapi juga tentang menghidupkan semangat patriotisme dan nasionalisme di kalangan petani.

Ia pun menumpahkan rasa harunya bisa ikut mengikuti upacara bendera peringatan HUT ke-78 RI, meskipun secara sederhana. Baginya, hal itu merupakan bagian dari rasa cinta kepada tanah air.

Di Hari Kemerdekaan ini, pihaknya berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan nasib petani. Khususnya masalah pupuk bersubsidi, pengairan, dan bbm solar yang semakin sulit didapatkan.

“Alhamdulillah, hasil (pertanian, red) lumayan, Cuma banyak kendala. Terutama dari segi pengairan, pupuk, pestisida. Pupuk subsidi kuotanya tidak sesuai dengan kebutuhan petani. Jadi ketika mau beli pupuk subsidi, harganya sulit dijangkau,” ungkapnya.

Selanjutnya, soal pengairan. Diungkapkan, saat ini pengairan di Desa Kembang menggunakan sumur artesis yang memerlukan BBM solar. Menurut petani, itu sangat boros dan tidak efisien. Sehingga harapannya ada energi listrik yang masuk ke areal persawahan.

Hal lain yang juga dikeluhkan petani Desa Kembang adalah jalan di area persawahan belum diaspal. Harapannya bisa diaspal sehingga mobilitas petani maupun transportasi untuk mengangkut hasil panen bisa lancar.

“Inginnya BBM dipermudah, terus jaringan listrik bisa masuk area persawahan untuk mengurangi jatah BBM. Dan hasil panen ‘kan ada penampung, ya harganya (di penampung, red) bisa seimbang dengan pembelian obat, pupuk, dan lain-lain,” harapnya.

KHIDMAT: Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., M.Si. menjadi inspektur upacara di tengah sawah Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Kamis (17/8/2023). (Dok. Harianmuria.com)
KHIDMAT: Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., M.Si. menjadi inspektur upacara di tengah sawah Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Kamis (17/8/2023). (Dok. Harianmuria.com)

Upacara unik di tengah sawah ini, dikatakannya, sudah menjadi agenda tahunan yang selalu ia gelar bersama petani lainnya di sawah. Berbekal bambu sebagai tiang bendera, di ujung bambu terdapat cangkir gelas yang kemudian dipasang tali untuk mengerek sang saka merah putih, diiringi lantunan himne Indonesia Raya, upacara berlangsung khidmat.

“Ini termasuk rutinan, tiap 17 Agustus saya mengadakan upacara, walaupun hanya kecil-kecilan. Sudah beberapa tahun untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia,” lanjutnya. 

Sementara itu, menanggapi keluhan para petani Desa Kembang, Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., M.Si. yang bertindak selaku inspektur upacara menyampaikan, jika pihaknya dapat memahami apa yang menjadi keluhan para petani.

Menurut Camat yang biasa disapa Agsun tersebut, yang selama ini menjadi permasalahan di bidang pertanian adalah soal pupuk bersubsidi yang sulit didapatkan, sementara pupuk lain harganya tidak terjangkau. Kemudian pengairan yang tidak memadai, serta BBM solar yang semakin langka.

Agsun berharap hal tersebut dapat dicari solusinya bersama-sama, sehingga petani bisa merasakan kemerdekaan hakiki sepenuhnya.

“Kalaupun kemerdekaan ini belum dirasakan sepenuhnya terkait peningkatan kesejahteraan, itu adalah kendala yang harus kita hadapi dan kita selesaikan. Dan dengan semangat yang luar biasa dari teman-teman kelompok tani ini, tentunya saya (Camat Dukuhseti, red) dan Kapolsek, Danramil, dan teman dari OPD, jadi tergugah. Makanya kita datang ke sini untuk menyaksikan sendiri (kondisi petani di Kecamatan Dukuhseti, red),” ujarnya.

Menurutnya, ketika rakyat sudah mengadukan persoalannya kepada pemerintah, maka sebagai pejabat harus bertanggung jawab untuk ngopeni rakyatnya.

“Kalau pemerintah mampu membantu, pasti akan dibantu. Kalau tidak mampu akan kita tanya, kenapa tidak mampu membantu. Sudah barang tentu, bantuan-bantuan ini harus sesuai dengan ketentuan berlaku. Karena saat ini, kita sudah 78 tahun merdeka, dan area kita secara geografis kebanyakan areal pertanian. Maka sudah selayaknya keluhan-keluhan petani ini kita serap dan kita cari solusinya,” tambahnya.

Karena itu, camat yang memiliki program “Rakyate Kopen, Pejabate Kajen” ini menyayangkan jika sampai ada rakyat yang merasa tidak diopeni oleh pemerintah, karena kesejahteraannya tidak diperhatikan.

“Sangat disayangkan ketika kita merdeka di Bumi Pertiwi yang area pertaniannya sangat luas, tetapi petaninya justru belum sejahtera, belum merdeka secara finansial. Nah, ini harus kita pikirkan bersama solusinya. Jadi keluhan-keluhan petani ini akan kita tangkap, dan kita lanjutkan ke Pemerintah Dearah, Pusat, hingga ke Kementerian-Kementerian yang membidangi,” ungkap Agsun.

Meski digelar secara sederhana, akan tetapi upacara bendera yang digelar di tengah-tengah area persawahan itu berlangsung khidmat. Petani dan warga mengikuti tata cara upacara bendera pada umumnya dengan dihadiri para Forkopimcam Dukuhseti.

Saat bendera mulai dinaikkan, harmoni dari lagu Indonesia Raya mengalun merdu, mengiringi momen penting tersebut. Haru menyentak, menyelusup dalam kalbu. Sekalipun sederhana dengan pakaian ‘dinas’ mereka di sawah, para petani Desa Kembang telah menunjukkan semangat nasionalisme dan patriotisme mereka terhadap NKRI. (Lingkar Network | Koran Lingkar)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Camat DukuhsetiDukuhsetiInfo Patipati

Related Posts

Tagihan listrik sarpras jalan di Blora tembus Rp8,5 miliar sepanjang 2025, efisiensi Pemkab Blora berhasil menghemat anggaran hingga Rp30 juta.
Blora

Tagihan Listrik Sarpras Jalan di Blora Tembus Rp8,5 Miliar, Efisiensi Berhasil Hemat Rp30 Juta

9 Januari 2026
Aksi unik warga adopsi 500 bibit pohon jambu untuk menghijaukan lereng Gunung Merbabu di Getasan, Kabupaten Semarang, demi menjaga kawasan tangkapan air.
Semarang

Unik, Warga Adopsi 500 Bibit Pohon Jambu untuk Hijaukan Lereng Gunung Merbabu

9 Januari 2026
KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 dengan potensi kerugian negara Rp1 triliun.
News

KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026
Polres Demak panen 5 ton jagung di Desa Sumberejo, Mranggen, sebagai dukungan swasembada pangan nasional dan program ketahanan pangan berbasis desa.
Demak

Dukung Swasembada Pangan, Polres Demak Panen 5 Ton Jagung di Desa Sumberejo

9 Januari 2026
Load More
Next Post
TIRAKATAN: Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., M.Si. dengan didampingi Kapolsek Dukuhseti AKP Sukarno saat renungan malam di Makam Nyai Ageng Pandansili. (Dok. Koran Lingkar)

Malam HUT ke-78 RI, Forkopimcam Dukuhseti Gelar Doa Bersama di Makam Nyai Ageng Pandansili

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS