BLORA, Harianmuria.com – Ratusan warga dari berbagai usia tumpah ruah untuk mengikuti ajang lari Patriot BloRun 2025 yang digelar Polres Blora pada Minggu pagi, 16 November 2025. Event ini dalam rangka memperingati Hari Pahlawan.
862 Peserta Lintasi Jalan Protokol
Start dilepas tepat pukul 06.00 WIB di depan Mapolsek Blora Kota. Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto bersama jajaran Forkopimda hadir melepas para peserta yang jumlahnya mencapai 862 orang, termasuk pelari dari luar Kabupaten Blora.
Peserta berlari menyusuri sejumlah jalan protokol dengan pengawalan ketat oleh personel Polres untuk memastikan keamanan dan kelancaran sepanjang acara.
Kapolres Blora mengatakan, Patriot BloRun bukan sekadar kegiatan olahraga, tetapi juga sarana menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan.
“Kegiatan ini bertujuan agar warga dapat mengimplementasikan semangat para pahlawan dalam memperjuangkan negara Republik Indonesia,” ujar AKBP Wawan Andi Susanto.
Kapolres menyebut animo masyarakat untuk mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Hal itu terlihat dari membludaknya peserta yang datang tidak hanya dari Blora, tapi juga dari luar daerah.
Jadi Agenda Rutin Tahunan
Kapolres berharap Patriot BloRun dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan. Menurutnya, kegiatan seperti ini mampu mempererat kebersamaan, menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air, dan menjadi ruang silaturahmi antarwarga.
“Semoga kegiatan ini dapat memupuk semangat masyarakat, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan jiwa patriotisme,” imbuhnya.
Kemeriahan di Sepanjang Rute
Antusiasme tampak di sepanjang rute. Pelari dari berbagai kalangan – remaja, dewasa, hingga anak-anak – bersemangat menyelesaikan tantangan. Sorakan dan yel-yel penyemangat dari warga ikut memeriahkan suasana.
Zaka (19), salah satu peserta, mengaku senang bisa ikut serta. “Alhamdulillah sangat seru sekali, semoga menjadi event tahunan di Blora,” tuturnya.
Setiba di garis finish, peserta yang berhasil menyelesaikan lomba menerima medali. Acara makin meriah dengan doorprize, termasuk hadiah sepeda gunung dan peralatan elektronik.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










