BLORA, Harianmuria.com – Setelah mengalami kebakaran hebat pada 9 Januari 2024, pembangunan kembali Pasar Ngawen di Kabupaten Blora akhirnya menemukan titik terang. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis telah meninjau lokasi pasar yang akan dibangun kembali.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Blora, Kiswoyo, mengatakan bahwa tinjauan lapangan oleh Kementerian PU pada Rabu, 30 Juli 2025 menjadi langkah penting yang memastikan pembangunan pasar akan dilakukan oleh kementerian tersebut.
“Setelah pengecekan fisik lapangan, proses selanjutnya adalah pembahasan final dan pelelangan proyek. Kami berharap pembangunan pasar Ngawen dapat segera terealisasi,” ujar Kiswoyo.
Pemkab Ajukan Dana Rp38 Miliar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora mengajukan dana sebesar Rp38 miliar untuk pembangunan pasar ini. Dana tersebut ditujukan untuk mengembalikan pusat ekonomi kerakyatan yang sempat terbakar dan menghancurkan fasilitas pasar sebelumnya.
“Kami mengajukan awal Rp38 miliar, meski jumlah final masih menunggu keputusan pusat. Namun kami berharap anggaran tersebut dapat dipenuhi,” jelas Kiswoyo.
Fasilitas Pasar Ngawen Berstandar Nasional
Pasar Ngawen nantinya akan dibangun dengan standar nasional, dilengkapi fasilitas lengkap seperti sistem pemadaman api dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memenuhi regulasi pemerintah.
“Pembangunan ini akan lebih representatif dan sesuai standar nasional, memastikan pasar lebih aman dan nyaman bagi pedagang dan pengunjung,” tambahnya.
Kiswoyo juga mengimbau dukungan dari masyarakat Blora untuk mendukung proses pembangunan pasar Ngawen agar dapat berjalan lancar dan cepat selesai.
“Inisiatif ini juga didukung oleh DPRD dan Bupati Blora. Kami berharap doa dan dukungan masyarakat agar proyek ini segera terwujud,” pungkasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










