GROBOGAN, Harianmuria.com – Pola operasi kereta api yang sempat memutar akan segera kembali normal, usai perbaikan jalur rel kereta api akibat banjir di perlintasan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati di Kabupaten Grobogan telah selesai. Lintasan kereta api itu kini dapat dilalui kereta api.
Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang Franoto Wibowo menuturkan bahwa satu dari dua jalur rel perlintasan tersebut telah selesai diperbaiki pada Selasa (4/2) petang.
“Sekitar pukul 18.18 WIB sudah bisa dilintasi KA dengan kecepatan terbatas,” katanya, belum lama ini.
Dalam proses penanganannya, PT KAI bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan guna membuat tanggul darurat setinggi lima meter yang mengelilingi jalur rel.
Selanjutnya, KAI juga membangun jembatan sementara pada jalur rel yang terdampak untuk mengantisipasi luapan susulan.
Kereta Api (KA) Airlangga relasi Surabaya-Jakarta jadi kereta pertama yang melintas di perlintasan tersebut, dengan kecepatan 10 kilometer (km) per jam.
Sebelum kembali dibuka untuk perjalanan KA, sambung dia, PT KAI telah beberapa melakukan uji coba lintasan dengan menggunakan kereta perawat jalan rel serta lokomotif
“Beberapa kali dilintasi dengan tingkat kecepatan yang berbeda,” beber dia.
Menurut Franoto, secara bertahap pola operasi KA yang sebelumnya harus memutar akan akan dicabut hingga perjalanan KA kembali normal.
Lebih lanjut, usai perbaikan salah satu jalur, jalur rel yang lain dalam waktu dekat ditargetkan juga akan segera dibuka dan dapat digunakan kembali.
Sebelumnya, jalur rel di perlintasan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati di Kabupaten Grobogan terputus akibat tergerus banjir yang melanda kawasan itu pada 21 Januari 2025
PT KAI membutuhkan waktu sekitar 15 hari untuk melakukan perbaikan agar jalur dapat kembali digunakan. (Ahmad Abror | Harianmuria.com)










