KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera mengajukan Bantuan Keuangan Gubernur (Bangub) sebesar Rp7 miliar untuk proyek betonisasi Jalan Boulevard di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.
Pengajuan ini akan dilakukan setelah jalan tersebut diperbaiki sementara menggunakan anggaran pemeliharaan rutin senilai Rp200 juta akibat kondisi jalan yang mengalami kerusakan parah.
“Perbaikannya sementara ini kami lakukan dengan pemeliharaan rutin. Nanti kami akan ajukan Bangub agar bisa dilakukan betonisasi pada tahun 2026,” ujar Plt Kepala Dinas PUPR Kudus, Harry Wibowo, Jumat, 8 Agustus 2025.
Perbaikan Sementara Pakai Anggaran Rutin
Perbaikan awal Jalan Boulevard dimulai sejak Senin, 4 Agustus 2025, dan ditargetkan selesai pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Perbaikan mencakup pengaspalan sepanjang 400 meter, masing-masing 200 meter untuk dua jalur.
Metode yang digunakan meliputi LPA (Lapis Pondasi Agregat) dan AC-WC (Asphalt Concrete – Wearing Course). “Selama perbaikan berlangsung, kedua jalur jalan akan ditutup secara bergantian,” jelas Harry.
Pengendara yang biasa melintasi jalur ini disarankan untuk mengalihkan rute melalui Jalan Lingkar Timur Kudus atau Terminal Induk Jati.
Jalan Boulevard Rusak Akibat Drainase Buruk
Kerusakan Jalan Boulevard disebabkan oleh genangan air karena tidak adanya saluran drainase yang memadai di sepanjang ruas jalan. Akibatnya, lapisan aspal jalan cepat rusak.
Namun, Harry menyebutkan bahwa kondisi tersebut kini mulai membaik setelah adanya Kencing Draine, yakni saluran air menuju kolam retensi.
“Sekarang air bisa lebih cepat surut. Dulu, tanpa saluran, genangan bisa berhari-hari,” katanya.
Betonisasi Jadi Solusi Jangka Panjang
Menurut Dinas PUPR, betonisasi menjadi solusi jangka panjang untuk menjaga kualitas jalan dan menghindari kerusakan berulang akibat banjir dan genangan air.
Jika pengajuan Bangub Rp7 miliar disetujui oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, proyek betonisasi direncanakan akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026. “Harapannya Bangub bisa cair di 2026 agar jalan ini dibeton,” tambahnya.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










