• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Sabtu, Januari 10, 2026
harianmuria
  • Home
  • News
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • News
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

KPAI Minta Kasus Bullying di Sekolah Blora Ditangani Serius, Jangan Dinormalisasi

Basuki by Basuki
10 November 2025
in News, Blora
411 13
KPAI menegaskan kasus bullying di salah satu SMP di Blora harus ditangani serius dan tidak dinormalisasi.

Warga melihat video viral perundungan di salah satu sekolah di Blora. (Eko Wicaksono/Harianmuria.com)

3.3k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BLORA, Harianmuria.com – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menegaskan bahwa kasus perundungan (bullying) yang terjadi di salah satu SMP di Kabupaten Blora harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Anggota KPAI Dian Sasmita mengatakan, penanganan kasus tidak boleh berhenti hanya pada tahap penyelesaian insiden, tetapi juga harus mencakup upaya pencegahan jangka panjang.

“Kesadaran bersama perlu dibangun, terutama di kalangan orang dewasa, orang tua, pengasuh, pendidik, maupun pembuat kebijakan. Agar memahami secara utuh apa yang dimaksud dengan bullying serta dampak serius yang ditimbulkannya,” tegas Dian, Senin, 10 November 2025.

Baca juga: Video Perundungan di Salah Satu SMP Blora Viral, Pemkab Turun Tangan

Bullying Jangan Dinormalisasi

Menurut Dian, pemahaman yang baik tentang bullying akan membantu para orang dewasa merespons dengan benar ketika mengetahui adanya kasus di lingkungan sekolah.

Ia menyoroti masih adanya normalisasi perilaku perundungan di masyarakat, seperti anggapan bahwa tindakan tersebut hanya sebatas candaan antar-anak.

“Padahal, setiap tindakan bullying, baik fisik, verbal, maupun daring, bisa menimbulkan dampak psikologis yang mendalam bagi korban,” terangnya.

Dian menegaskan, jika perundungan dianggap hal sepele, maka penanganan terhadap korban maupun sanksi bagi pelaku tidak akan maksimal.

Baca juga: Kasus Bullying di SMP Blora, Polisi Panggil 33 Siswa dan Orang Tua untuk Pembinaan

Pendampingan bagi Korban dan Pelaku

KPAI mengingatkan bahwa penyelesaian kasus perundungan tidak boleh berhenti pada permintaan maaf semata. Baik korban maupun pelaku memerlukan pendampingan psikologis menyeluruh untuk memulihkan kondisi emosional dan memperbaiki perilaku.

“Pendampingan dapat dilakukan bersama stakeholders terkait, seperti Dinsos P3A atau melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA),” tambah Dian.

Baca juga: Dewan Pendidikan Blora Desak Pemkab Ambil Langkah Tegas Cegah Bullying di Sekolah

Dewan Pendidikan Usul Anti-Bullying

Sementara itu, Ketua Dewan Pendidikan Blora, Slamet Pamudji, meminta Pemkab Blora mengambil langkah tegas untuk mencegah kasus perundungan di sekolah.

Ia mendorong Dinas Pendidikan (Disdik) untuk menyelenggarakan pelatihan dan sosialisasi anti-bullying bagi kepala sekolah, guru bimbingan konseling, serta membentuk Satgas Sekolah Anti-Bullying.

“Dalam kegiatan sosialisasi nanti perlu melibatkan Polisi (Unit PPA Polres Blora), KPAI/KPAD, serta psikolog profesional sebagai narasumber,” jelasnya.

Selain di sekolah, sosialisasi juga diharapkan menyasar orang tua siswa melalui komite sekolah, agar mereka memahami tanda-tanda perundungan dan pentingnya pendampingan di rumah.

Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita BloraBlora Hari Inibullying Blorakorban bullyingKPAIpendidikan Bloraperundungan sekolahsatgas anti-bullying
SummarizeShare235SendShare
Previous Post

DPRD Jepara Ajak Warga Teladani Semangat Pahlawan untuk Bangun Negeri

Next Post

Peringati Hari Pahlawan, Pemkab Blora dan Forkopimda Tabur Bunga di TMP Wira Bhakti

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Keberhasilan e-parkir di Pasar Sido Makmur mendorong Pemkab Blora menerapkan parkir elektronik di tiga pasar lagi demi meningkatkan PAD hingga Rp10 miliar.

Sukses di Pasar Sido Makmur, Pemkab Blora Siap Terapkan E-Parkir di 3 Pasar Lagi

by Basuki
9 Januari 2026
3.3k

Keberhasilan e-parkir di Pasar Sido Makmur mendorong Pemkab Blora menerapkan parkir elektronik di tiga pasar lagi demi meningkatkan PAD hingga Rp10 miliar.

Angin kencang menerjang Kecamatan Sidomukti, Salatiga, merusak 10 rumah warga dan 3 warung semi permanen.

Angin Kencang Terjang Sidomukti Salatiga, 10 Rumah dan 3 Warung Rusak

by Basuki
9 Januari 2026
3.3k

Angin kencang menerjang Kecamatan Sidomukti, Salatiga, merusak 10 rumah warga dan 3 warung semi permanen. Pohon tumbang juga menimpa dua motor di Stadion Kridanggo.

Tagihan listrik sarpras jalan di Blora tembus Rp8,5 miliar sepanjang 2025, efisiensi Pemkab Blora berhasil menghemat anggaran hingga Rp30 juta.

Tagihan Listrik Sarpras Jalan di Blora Tembus Rp8,5 Miliar, Efisiensi Berhasil Hemat Rp30 Juta

by Basuki
9 Januari 2026
3.3k

Tagihan listrik penerangan jalan di Blora tembus Rp8,5 miliar sepanjang 2025. Pemkab Blora terapkan efisiensi dan berhasil menghemat anggaran hingga Rp30 juta.

Aksi unik warga adopsi 500 bibit pohon jambu untuk menghijaukan lereng Gunung Merbabu di Getasan, Kabupaten Semarang, demi menjaga kawasan tangkapan air.

Unik, Warga Adopsi 500 Bibit Pohon Jambu untuk Hijaukan Lereng Gunung Merbabu

by Basuki
9 Januari 2026
3.3k

Aksi unik warga adopsi 500 bibit pohon jambu untuk menghijaukan lereng Gunung Merbabu di Getasan, Kabupaten Semarang, demi menjaga kawasan tangkapan air.

Load More

BERITA UTAMA

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
3.3k
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
3.3k
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
3.3k
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
3.3k

BERITA TRENDING

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    631 shares
    Share 252 Tweet 158
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    595 shares
    Share 238 Tweet 149
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    595 shares
    Share 238 Tweet 149
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    1171 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    593 shares
    Share 237 Tweet 148
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi seorang anak yang dirawat karena mengidap gagal ginjal akut anak. (Freepik/Harianmuria.com)

Kenali Gejala Gagal Ginjal Akut Anak, Jarang Kencing Hingga Mual dan Muntah

21 Oktober 2022
3.3k
Perjalanan hidup Mensesneg Prasetyo Hadi dimulai dari desa kecil di Ngawi hingga akhirnya menduduki kursi penting di kabinet Presiden Prabowo Subianto.

Profil Mensesneg Prasetyo Hadi, dari Desa Kecil di Ngawi hingga Kursi Kabinet

4 Desember 2025
3.3k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya