JEPARA, Harianmuria.com – Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 yang berlangsung di Desa Lebuawu, Kecamatan Pecangaan.
Ia menilai, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu instrumen strategis dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“TMMD adalah bentuk nyata kedekatan negara dan rakyat. DPRD Jepara mendukung penuh langkah strategis ini demi pemerataan kesejahteraan,” ujar Agus Sutisna.
Wujud Kemanunggalan TNI dengan Rakyat
Agus menyampaikan bahwa keterlibatan TNI, khususnya Kodim 0719/Jepara, mencerminkan sinergi yang kuat antara aparat negara dan masyarakat. Menurutnya, program TMMD bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat kemandirian dan meningkatkan akses terhadap layanan dasar di desa.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat sangat terasa melalui program ini. Ini bukan hanya pembangunan fisik, tapi juga pembangunan manusia,” jelasnya.
Dalam program TMMD kali ini, dilakukan pembangunan rabat beton sepanjang 435 meter dan 157 meter, serta rehabilitasi empat unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemprov Jateng, Pemkab Jepara, PT BPR BKK, dan Baznas Jepara.
Kegiatan Nonfisik Dukung Program Prioritas
Selain pembangunan fisik, TMMD juga menggelar berbagai kegiatan nonfisik seperti penyuluhan mengenai stunting, kesehatan, ketahanan pangan, dan pertanian terpadu. DPRD menilai program ini sangat mendukung prioritas pembangunan Kabupaten Jepara yang berbasis gotong royong dan partisipasi lintas sektor.
“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci suksesnya TMMD. Ini wujud pembangunan partisipatif yang menyentuh langsung masyarakat,” tambah Agus.
Jurnalis: Basuki










