Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Flashing Traffic Light di Juwana-Batangan, Warga: Tambah Semrawut

Flashing Traffic Light di Juwana-Batangan, Warga: Tambah Semrawut

Sekar Sari by Sekar Sari
11 Februari 2023 09:24
in News, Highlight, Umum
0 0
Kemacetan di jalan pantura pertigaan Dukuh Ngebruk, Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jumat (9/2). (Khairul Mishbah/Harianmuria.com)

Kemacetan di jalan pantura pertigaan Dukuh Ngebruk, Desa Bumirejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jumat (9/2). (Khairul Mishbah/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

PATI, Harianmuria.com – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati mengungkap, penerapan flashing di lampu lalu lintas atau traffic light pertigaan Dukuh Ngebruk, Desa Bumirejo, dilakukan untuk mengatasi kemacetan di jalan pantura Juwana-Batangan.

“Jadi jangan disalahpahami kita melakukan flashing, karena sempat kita normalkan itu malah semakin macet. Maka kita flashing dan biasanya kita lakukan itu pada jam pagi dan sore yang potensi macetnya tinggi,” ungkapnya.

Diketahui, flashing sendiri merupakan sebutan lampu lalu tintas yang hanya dihidupkan bagian lampu kuningnya saja dan dinyalakan secara berkedip sebagai tanda hati-hati.

Namun pemberlakukan flashing ini ternyata mendapatkan respon negatif dari sejumlah pengguna jalan.

Seperti yang dikatakan Sri Hartini, warga Pucakwangi yang sering melintasi pertigaan Ngebruk. ia mengatakan, kebijakan flashing justru malah membuat jalan semakin semrawut.

“Kondisi malah semakin macet menurut saya. Makanya adanya yang ngatur itu Pak Ogah membantu. Saya pernah hampir keserempet saking semrawutnya jalan. Untung ada warga yang membantu penyebrangan itu,” ungkapnya, Jumat (10/2).

Sementara menurut Bibit, warga setempat yang membantu mengatur lalu lintas di Pertigaan Ngebruk mengatakan penerapan flashing dapat mengurai sedikit kemacetan.

“Sudah satu mingguan flashing di sini. Saya lihat pernah coba dihidupkan (traffic light) kemarin selama dua hari, ternyata malah macet. Karena ya banyak mobil yang berjubal menunggu lampu, akhirnya malah banyak,” ujarnya, Jumat (10/2).

Menurutnya, mengandalkan flashing saja tidaklah cukup untuk mengurai kemacetan, sehingga tetap harus ada petugas maupun warga yang turun mengatur jalan. Hal ini dilakukan mengingat seringnya terjadi serobot antarkendaraan.

“Lebih baik dimatikan (traffic light), dan ada yang jaga. Itu penting, karena kita jaga saja banyak kejadian walau tak begitu fatal. Sepeda motor mobil kadang gesekan, apalagi nggak ada yang jaga. Kalo nggak macet dihidupkan bagus,” katanya.

Selama membantu mengatur lalu lintas, pihaknya mengaku selalu berkoordinasi dengan aparat dan pemerintah desa setempat.

“Pihak setempat membolehkan. Cuma dibilangin hati-hati kalau butuh bantuan koordinasi. Walau untuk kontrol, aparat PJR (patroli jalan raya), satlantas, dan polsek siaga semua. Mereka akan patroli dua jam sekali,” imbuhnya. (Lingkar Network | Khairul Mishbah – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: FlashingInfo PatiJuwanaJuwana-BatanganMacet JuwanapatiTraffic Light

Related Posts

KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 dengan potensi kerugian negara Rp1 triliun.
News

KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026
Polres Demak panen 5 ton jagung di Desa Sumberejo, Mranggen, sebagai dukungan swasembada pangan nasional dan program ketahanan pangan berbasis desa.
Demak

Dukung Swasembada Pangan, Polres Demak Panen 5 Ton Jagung di Desa Sumberejo

9 Januari 2026
Banjir mendadak kembali merendam Desa Pamotan Rembang setelah hampir tiga tahun aman.
Rembang

Banjir Mendadak Kembali Rendam Desa Pamotan Rembang setelah 3 Tahun Aman

9 Januari 2026
Bupati Rembang Harno melantik 59 pejabat Pemkab Rembang, tekankan profesionalisme dan integritas.
Rembang

59 Pejabat Pemkab Rembang Dilantik, Bupati Harno Tekankan Profesionalisme

9 Januari 2026
Load More
Next Post
Wakil Ketua I DPRD Pati Joni Kurnianto. (Arif Febriyanto/Harianmuria.com)

Tangani Persoalan Sampah, Wakil Ketua I DPRD Pati Usulkan Bank Sampah

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS