Rabu, Januari 7, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Kajian Agama - Suluk Maleman Edisi 164: Makna Sangkan Paran Kemerdekaan di Usia 80 Tahun RI

Suluk Maleman Edisi 164: Makna Sangkan Paran Kemerdekaan di Usia 80 Tahun RI

Basuki by Basuki
17 Agustus 2025 22:37
in Kajian Agama, Artikel
0 0
Anis Sholeh Ba’asyin ingatkan pemimpin agar tidak lupa sangkan-paran kemerdekaan.

Anis Sholeh Ba’asyin dalam NgAllah Suluk Maleman ‘MataAirMata Merdeka’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Pati, Sabtu malam, 16 Agustus 2025. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

PATI, Harianmuria.com – Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke-164 yang digelar pada Sabtu malam, 16 Agustus 2025, di Rumah Adab Indonesia Mulia, Pati, menjadi momen spesial. Acara yang bertepatan dengan malam tirakatan kemerdekaan ini mengajak masyarakat untuk merenungkan kembali makna kemerdekaan RI.

Kemerdekaan dan Sangkan-Paran Bangsa

Penggagas Suluk Maleman, Anis Sholeh Ba’asyin, menegaskan bahwa setelah 80 tahun merdeka, bangsa Indonesia perlu memaknai ulang pemahaman tentang arti kemerdekaan.

“Seperti kita tahu, kemerdekaan diproklamasikan Soekarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia. Saat itu belum ada negara, baru bangsa. Negara Republik Indonesia baru dibentuk sehari setelah proklamasi, pada 18 Agustus 1945,” jelas Anis dalam kajian bertema MataAirMata Merdeka.

Menurutnya, fakta sejarah tersebut menegaskan bahwa bangsa adalah pemilik saham mutlak pendirian negara, sementara negara kemudian mendelegasikan sebagian fungsi pelaksanaannya ke pemerintah dengan segala turunannya.

Karena itu, lanjut Anis, siapa pun yang diberi amanah untuk mengelola negara dan pemerintahan tidak boleh melupakan sangkan-parannya, asal dan tujuannya. Asalnya adalah bangsa, seluruh rakyat Indonesia.

“Bila asal ini dilupakan, maka negara dan pemerintah akan berubah menjadi entitas tersendiri yang terputus dari entitas bangsa. Negara dan pemerintah tak lagi mengabdi pada rakyat, tapi pada kepentingan mereka sendiri,” jelas Anis.

Pemimpin Harus Hidup Bersama Rakyat

Anis mengingatkan bahwa pemimpin sejati adalah mereka yang hidup di tengah rakyat, bukan mengatasnamakan rakyat tapi hidup di menara gading. Ia mencontohkan teladan Rasulullah yang memilih hidup miskin bersama umat yang dipimpinnya, sehingga kebijakannya tidak mungkin menyimpang dan menyengsarakan rakyat.

“Kalau contoh modern bisa kita lihat Swedia, di mana pejabat tidak diberi fasilitas khusus. Mereka hidup bersama rakyat sehingga kebijakannya tidak menyusahkan rakyat,” tambahnya.

Sementara kesadaran tentang paran, tentang tujuan sebenarnya juga sudah jelas. “Mulai dari mencerdaskan kehidupan bangsa sampai dengan menyejahterakan rakyat, secara tegas dan jelas telah diatur dalam konstitusi asli kita, yakni Undang-undang Dasar 1945,” tutur Anis.

Fenomena Kebangsaan Menjelang HUT ke-80 RI

Anis juga menyoroti fenomena unik menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan RI, mulai dari maraknya pengibaran bendera bajak laut One Piece hingga aksi demonstrasi besar di Pati pada 13 Agustus 2025.

Menurutnya, generasi muda kini menemukan kesadaran nasional baru berbasis keadilan dan kesetaraan, meskipun sumber inspirasinya datang dari budaya populer seperti anime.

Sementara itu, aksi unjuk rasa di Pati menjadi bukti bahwa rakyat mulai siuman akan kedudukannya sebagai pemilik saham mutlak negara ini. Mereka tak lagi mau hanya sekadar menjadi obyek bagi kebijakan yang diambil oleh pemerintah.

Gejala ini muncul karena rakyat merasakan adanya reduksi pemahaman kebangsaan dari para pemangku negara dan pemerintahan. Munculnya beragam pajak, pemblokiran rekening sampai kenyataan sempitnya lapangan kerja; membuat mereka sadar ada yang salah di negeri ini.

Ancaman Negara yang Lupa Sangkan-Paran

Anis mengingatkan bahwa catatan sejarah membuktikan, betapa pun besarnya sebuah kerajaan atau negara, keruntuhannya selalu dimulai saat muncul beragam pajak yang dipungut dari rakyat.

“Jangan lupa, negara dan pemerintahan yang semakin menjauh dari sangkan-parannya, adalah negara yang rapuh dan gampang runtuh atau diruntuhkan.” tutup Anis.

Acara Suluk Maleman edisi ke-164 ditutup dengan diskusi khidmat dan iringan musik dari Sampai GusUran yang menghangatkan suasana hingga larut malam.

Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Anis Sholeh Ba’asyinBerita PatiHUT ke-80 RIInfo PatiNgaji NgAllah PatiPati Hari Inirefleksi kemerdekaan RIsangkan paran kemerdekaanSuluk Maleman 164

Related Posts

Pelajari cara efektif menyusun peta proses bisnis untuk meningkatkan efisiensi, kejelasan peran, dan kinerja organisasi secara berkelanjutan.
Artikel

Cara Efektif Menyusun Peta Proses Bisnis

22 Desember 2025
Peta proses bisnis menjadi kunci efisiensi tata kelola organisasi dan instansi.
Artikel

Mengenal Peta Proses Bisnis: Kunci Efisiensi Tata Kelola Organisasi dan Instansi

22 Desember 2025
Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.
Kajian Agama

Suluk Maleman Edisi 168: Merekonstruksi Empat Saka Guru Bangsa

22 Desember 2025
Pada Hari HAM Sedunia 10 Desember, nasib 400 warga Indonesia masih menggantung karena status tersangka yang tak kunjung disidangkan.
Artikel

Hari HAM Sedunia, 400 Orang Nasibnya Digantung

10 Desember 2025
Load More
Next Post
Ketua DPRD Pati Ali Badrudin ajak masyarakat teladani semangat pahlawan di HUT ke-80 RI dan jaga kondusivitas daerah usai demo ricuh.

Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Teladani Semangat Pahlawan di HUT ke-80 RI

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS