Rabu, Januari 7, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Kajian Agama - Muslimah - Pembalut Bekas Darah Haid Tidak Boleh Dibuang Sembarangan, Simak Penjelasannya

Pembalut Bekas Darah Haid Tidak Boleh Dibuang Sembarangan, Simak Penjelasannya

Sekar Sari by Sekar Sari
19 Januari 2023 15:04
in Muslimah, Kajian Agama
0 0
Ilustrasi pembalut bekas darah haid. (Freepik/Harianmuria.com)

Ilustrasi pembalut bekas darah haid. (Freepik/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

Harianmuria.com – Setiap bulan, perempuan normal biasanya mengalami masa menstruasi. Terutama di masa sekarang, penggunaan pembalut sekali pakai lebih banyak diminati ketimbang menggunakan bahan yang terbuat dari kain. Namun, perlu diketahui bahwa dalam membuang pembalut bekas darah haid tidak boleh dibuang secara sembarangan.

Berbeda dengan zaman dulu, perempuan yang menstruasi lebih memilih memakai kain untuk menampung darah haid. Kain yang digunakan pun bisa dicuci dan dipakai kembali sehingga tidak meninggalkan bekas atau sampah.

Islam sendiri telah mengajarkan umatnya untuk selalu menjaga kebersihan dan memperhatikan kesucian. Menurut Uztadzah Ponpes Putri Al Ihsan Lirboyo Imaz Fatimatuz Zahra atau Ning Imaz dalam YouTube NU Online menerangkan, tujuan dari digunakannya pembalut saat waktu menstruasi adalah untuk menjaga kebersihan.

Baik pembalut yang sekali pakai atau yang dapat dicuci, semuanya dapat menjadi pilihan setiap perempuan. Sebab, yang terpenting dari pembalut adalah fungsinya agar dapat menjaga darah haid  tetap terjaga atau tidak kececeran. Sehingga kebersihan diri maupun lingkungan tetap suci tidak terkena hadast besar.

“Tetapi ada, perempuan yang juga ketika menggunakan pembalut kain yang harus dicuci berkali-kali itu merasa kurang mampu untuk menampung daranya yang terlalu banyak. Sehingga dia pindah ke pembalut yang lebih praktis seklai pakai, seperti yang ada di toko-toko. Mana yang lebih baik ya, mana yang lebih nyaman dan bisa menjaga kebersihan area kewanitaan,” ungkapnya.

Namun yang perlu ditekankan, dalam membersihkan darah di pembalut baik itu kain atau sekali pakai hendaknya benar-benar sama sekali tidak meninggalkan sisa. Sebab, putri almaghfurlah KH Abdul Khaliq Ridwan Lirboyo Kediri itu menyampaikan meninggalkan sisa darah di pembalut sangatlah tidak dianjurkan.

“Karena banyak sekali sirri nya. Darah itu kan disukai makhluk-makhluk gaib misalnya. Sehingga kita betul-betul mencucinya dengan bersih,” terangnya.

Oleh karena itu, Ning Imaz menganjurkan kepada tiap perempuan yang belum mengetahui ini untuk membuang pembalut ketika sudah dalam sudah dibilas dengan air dan dicuci sampai bersih.

“Bukan ketika masih ada darahnya kita buang begitu saja, tidak. Sebisa mungkin kita membersihkan dulu, membersihkannya dengan air sampai darahnya hilang, lalu kita bungkus, baru kita buang,” lanjutnya.

Itulah nasihat untuk perempuan khususnya para muslimah agar tetap menjaga kesucian diri dan lingkungannya, manakala sedang di masa menstruasi atau haid. (Lingkar Network | Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Artikel IslamiDarah HaidKajian AgamaMuslimahPembalut

Related Posts

Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.
Kajian Agama

Suluk Maleman Edisi 168: Merekonstruksi Empat Saka Guru Bangsa

22 Desember 2025
Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 167 menekankan manusia bukan sumber kebenaran.
Artikel

Suluk Maleman Edisi 167: Manusia Bukan Sumber Kebenaran

17 November 2025
Suluk Maleman edisi 166 mengangkat tema "Sejarah Dimulai Dari Rumah" yang menyoroti peran ibu sebagai pusat peradaban dan pentingnya pendidikan dalam keluarga menghadapi tantangan kapitalisme.
Kajian Agama

Suluk Maleman Edisi 166: Ibu Adalah Punjer Peradaban

20 Oktober 2025
Dalam Suluk Maleman edisi 165, Anis Ba'asyin ingatkan penguasa bahwa rakyat bukan musuh, melainkan raksasa tidur yang bisa meledak jika ketidakadilan terus terjadi.
Artikel

Suluk Maleman Edisi 165: Rakyat bukan Musuh

22 September 2025
Load More
Next Post
Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta menyampaikan permintaannya kepada OPD dan PKK dalam agenda Sinergitas Kepala OPD dan PKK yang berlangsung di Gedung Shima, Jepara pada Kamis (19/1).

Pj Bupati Jepara Minta OPD dan PKK Saling Sinergi Tangani Permasalahan Sosial

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS