Kamis, Januari 8, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - Seputar Jateng - Pati - Harga Solar Mahal, 70 Persen Nelayan Pati Tak Melaut

Harga Solar Mahal, 70 Persen Nelayan Pati Tak Melaut

Shinta Kusuma by Shinta Kusuma
08 Juli 2022 13:10
in Pati
0 0
Harga-Solar-Mahal,-70-Persen-Nelayan-Pati-Tak-Melaut

BERLABUH: Terlihat kapal-kapal besar yang masih berlabuh di Pelabuhan Juwana. (Ika Tamara Dewi/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

PATI, Harianmuria.com – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Edy Martanto mengungkapkan, pihaknya mencatat sebanyak 70 persen kapal besar di wilayah Juwana hingga saat ini belum melakukan aktivitas melaut. Padahal, diperkirakan sejak lebaran Idul Fitri kapal-kapal besar tersebut bersandar di Pelabuhan Juwana.  Hal tersebut terjadi karena salah satu sebab yaitu melambungnya harga bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang saat ini mencapai Rp17.000 per liter. 

“Saya selalu komunikasi dengan para nelayan, ada grupnya. Baru 20 hingga 30 persen kapal besar Juwana yang melaut. Kondisi ini sudah berbulan-bulan. Ini karena harga BBM tinggi. Bisa mencapai Rp15.000 ke atas yang harga sebelumnya Rp9.000. Kalau bio solar saja Rp5.000-an, ini belum ada,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini.

Ia menyampaikan, bahwa nelayan di Kabupaten Pati ini sebenarnya belum memenuhi skala industri. Jadi, menurutnya tidak adil jika tarif harga BBM solar disamakan dengan skala industri yakni Rp17.000 per liter.

Ribuan Nelayan Demo PNBP, Bupati Pati Tak Tampak

Edi mengaku, telah melakukan usulan pertimbangan mengenai harga BBM solar tersebut. Pihaknya pun mengklaim sudah bersurat ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Rp15.000-an ke atas ini untuk harga BBM skala industri. Sedangkan di Pati ini tak 100 persen skala industri. Bisa dibilang kelasnya medium atau menengah untuk kapal besar atau pursein. Paling tidak harganya di bawah itu. Kami selalu bersurat ke KKP soal harga BBM ini. Akan tetapi belum ada respon. Masih ramai ini di kalangan nelayan,” tuturnya.

Disisi lain, Ketua Barisan Muda Nelayan Juwana, Mukit, mengeluhkan harga solar yang melambung tinggi. Menurutnya, biasanya para nelayan dapat membeli solar dari distributor dengan harga miring yakni tak sampai Rp15.000 ke atas.

Nelayan Rembang Keluhkan Kendala Mengurus SIUP

Ia juga menyatakan, jika biasanya per kapal cantrang yang melaut bisa menghabiskan 8 kiloliter (kl) solar. Sementara, untuk jenis kapal pursein menghabiskan ribuan drim atau sekitar 20 kilo liter (kl) solar. Selain pengaruh solar, banyak kapal yang memutuskan enggan untuk berangkat melaut juga karena tak sebanding dengan hasil tangkapan.

“Kalau di Pertamina dulu Rp9.000. Di distributor bisa di bawah itu. Saat ini di Pertamina harga solar bisa diatas Rp16.000. Kalau ke Papua bisa menghabiskan 140 kl. Ada juga kapal yang berangkat melaut. Tapi itu hanya sisa solar kemarin yang digunakan. Banyak kapal yang tak berangkat ini. Ini gara-gara BBM mahal dan hasil tangkapan ikan tak cocok,” jelasnya.

Dilain sisi, Wakil Ketua Paguyuban Kapal Pursein Juwana, Purnomo mengatakan jika terdapat beberapa kapal yang masih bisa membeli solar di Pertamina. Maka dari itu beberapa kapal masih bisa berangkat.

”Ada yang berangkat melaut walaupun harga solar mahal. Selain itu, saat ini hasil tangkap tak sepadan. Dari situ ada yang memutuskan untuk tak berangkat melaut,” ucapnya. (Lingkar Network | Ika Tamara Dewi – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info PatinelayanNelayan Juwanasolar pati

Related Posts

Ali Badrudin kembali terpilih sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati periode 2025–2030 dalam Konfercab PDIP se-Jawa Tengah di Semarang.
Pati

Ali Badrudin Kembali Pimpin DPC PDI Perjuangan Pati Periode 2025–2030

28 Desember 2025
Kuasa hukum Haji Tomo mengungkap kejanggalan bukti dan saksi dalam kasus dugaan investasi kapal bodong Juwana di PN Pati, jelang pemberlakuan KUHP dan KUHAP baru 2026.
Pati

Kuasa Hukum Haji Tomo Ungkap Kejanggalan Bukti dan Saksi di Kasus Investasi Kapal Bodong

26 Desember 2025
Menko Pangan Zulkifli Hasan menargetkan pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih di Jawa Tengah pada 2026 untuk memperkuat sektor perikanan dan ketahanan pangan.
Pati

Menko Pangan Zulhas Targetkan Bangun 100 Kampung Nelayan di Jateng pada 2026

20 Desember 2025
Puluhan warga Desa Jrahi, Gunungwungkal, Pati, gotong royong membersihkan material longsor yang merusak rumah warga.
Pati

Rumah di Jrahi Pati Rusak Diterjang Longsor, Warga Gotong Royong Bersihkan Material

15 Desember 2025
Load More
Next Post
Curi-Motor,-Seorang-Residivis-di-Rembang-Berhasil-Diamankan

Curi Motor, Seorang Residivis di Rembang Berhasil Diamankan

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Guru ASN Blora Sumringah, Anggaran Rp40,73 Miliar Cair untuk Gaji ke-13 dan THR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS