BLORA, Harianmuria.com – Setelah sempat dihentikan sementara akibat kasus keracunan massal yang menimpa ratusan siswa SMP di Blora, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangjati 1 kini kembali diizinkan beroperasi.
Izin operasional tersebut telah dipulihkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Sebelumnya, izin SPPG Karangjati 1 dibekukan setelah menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diproduksi dapur tersebut diduga menjadi penyebab keracunan.
“Surat dari BGN sudah turun. SPPG Karangjati 1 sudah bisa beroperasi dan pemberhentian operasional dari BGN sudah dicabut,” ujar Korwil SPPG Blora, Artika Diannita, Jumat, 19 Desember 2025.
Baca juga: Hasil Lab Ungkap Keracunan Ratusan Siswa Blora Disebabkan Bakteri E. Coli di Menu MBG
Dana Belum Cair, SPPG Masih Diliburkan
Meski izin telah dipulihkan, Artika menjelaskan bahwa SPPG Karangjati 1 belum kembali melayani MBG karena masih menunggu pencairan dana operasional dari BGN.
Sementara itu, siswa SMP Negeri 1 Blora yang sebelumnya menjadi sasaran SPPG Karangjati 1 kini menerima layanan MBG dari SPPG Yonif 410 Alugoro.
“Saat ini masih dari dapur SPPG 410. Nanti akan kami atur ulang agar penerima manfaat merata,” terangnya.
Baca juga: SPPG Yonif 410 Alugoro Resmi Diluncurkan, Layani 951 Siswa SMP Negeri 1 Blora
Kronologi Keracunan MBG di Blora
Insiden keracunan massal tersebut terjadi pada Selasa, 25 November 2025, dan menimpa siswa dari tiga sekolah, yakni SMPN 1 Blora, SMP Kristen Blora, dan SMP Katolik Blora.
Dinas Kesehatan Daerah (Dineksda) Blora mencatat, dari total 810 siswa yang mengonsumsi menu MBG hari itu, sebanyak 444 siswa mengalami gejala keracunan mulai dari diare, muntah, demam, mual, pusing, hingga sakit perut.
Lima siswa harus menjalani rawat inap di rumah sakit, dan 117 menjalani rawat jalan. Sementara itu, 322 siswa lainnya mengalami gejala ringan dan tidak memerlukan perawatan di fasilitas kesehatan.
Baca juga: Imbas Dugaan Keracunan Massal Siswa, SPPG Karangjati 1 Blora Berhenti Operasional Sementara
Distribusi MBG Akan Ditata Ulang
Ke depan, penerima manfaat MBG di Kecamatan Blora Kota akan ditata ulang seiring rencana beroperasinya dapur-dapur SPPG baru.
“Nanti ada yang dikurangi juga supaya pembagiannya merata,” pungkas Artika.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










