KUDUS, Harianmuria.com – Empat ruang kelas di SD 2 Sambung, Kabupaten Kudus, mengalami kerusakan cukup parah akibat dimakan rayap dan usia bangunan yang sudah tua. Akibatnya, kegiatan belajar mengajar (KBM) terpaksa dialihkan ke sejumlah ruang lain di sekolah.
Kepala Sekolah SD 2 Sambung, Darmo Winoto, menjelaskan bahwa kerusakan mulai terjadi sejak sekitar dua tahun lalu dan kini kondisinya makin memprihatinkan.
“Ada empat ruang kelas yang rusak, yakni kelas 1A, 1B, 2A, dan 2B. Kerusakannya sudah mulai terlihat sejak dua tahun lalu,” jelas Darmo, Jumat, 10 Oktober 2025.
Kerusakan Akibat Usia Bangunan dan Rayap
Menurutnya, plafon dan eternit di dalam serta luar kelas mulai ambrol, sementara kusen pintu dan jendela juga lapuk karena dimakan rayap.
“Faktor utamanya usia bangunan yang sudah lama tidak diperbaiki, ditambah serangan rayap. Kami khawatir jika tidak segera diperbaiki, bisa merembet ke bagian bangunan lain,” ungkap Darmo.
KBM Dialihkan ke Aula dan Laboratorium
Untuk sementara, KBM dialihkan ke ruang aula, ruang tari, dan laboratorium bahasa agar kegiatan belajar tetap berjalan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus. Data kerusakan sudah masuk ke Dapodik, dan laporan resmi juga sudah kami kirim. Namun, sementara ini kami masih diminta menunggu proses lebih lanjut,” ujar Darmo.
Harapan Segera Ada Perbaikan
Darmo berharap agar pemerintah daerah segera menindaklanjuti laporan tersebut, mengingat kondisi bangunan sudah tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar.
“Kami sangat berharap perbaikan segera dilakukan agar kegiatan belajar siswa bisa kembali normal dan aman,” tambahnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










