KUDUS, Harianmuria.com – Kontingen Jawa Barat (Jabar) menunjukkan dominasinya dalam ajang PON Bela Diri Kudus 2025. Hingga Sabtu pagi, 25 Oktober 2025, Jabar masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan total 75 medali, terdiri dari 30 emas, 14 perak, dan 31 perunggu.
Posisi kedua ditempati DKI Jakarta dengan raihan 72 medali (27 emas, 17 perak, dan 28 perunggu), disusul Jawa Timur (Jatim) di posisi ketiga dengan 42 medali (23 emas, 11 perak, dan 8 perunggu).
Taekwondo Jadi Lumbung Medali Jabar
Dari tujuh cabang olahraga (cabor) yang telah rampung dipertandingkan, taekwondo menjadi penyumbang terbesar bagi kontingen Jabar dengan raihan 14 medali (10 emas dan 4 perunggu).
Masih ada tiga cabor tersisa, yaitu ju-jitsu, karate, dan wushu, yang akan menentukan posisi akhir klasemen medali pada penutupan PON Bela Diri Kudus 2025, Minggu, 26 Oktober 2025. Jabar pun masih berpeluang besar mempertahankan posisi teratas dan meraih gelar juara umum.
Hasil Evaluasi dan Pembinaan Berkelanjutan
Ketua Kontingen Jabar, Muhammad Budiana, menyebut pencapaian ini sebagai bukti nyata kesungguhan para atlet dan pelatih di bawah koordinasi ketua cabang olahraga bela diri di Jawa Barat.
Menurutnya, usai PON XXI/2024, Jabar terus berbenah dan melakukan evaluasi menyeluruh. “Berkat evaluasi yang sering dilakukan oleh teman-teman dari masing-masing cabor, maka inilah hasilnya,” ujar Budiana.
Ia menegaskan, sebagian besar atlet Jabar yang tampil di Kudus merupakan tim lapis kedua, namun tetap menunjukkan performa luar biasa berkat pembinaan atlet yang konsisten dan tak terputus.
“Kami tidak hanya mengejar angka juara pertama, tetapi juga menjadikan PON Bela Diri Kudus 2025 ini sebagai ajang evaluasi dan silaturahmi dengan lawan-lawan kami. Evaluasi kelemahan kami lakukan, ditangani supaya menjadi keunggulan di masa depan,” tambahnya.
Optimistis Juara Umum
Budiana menekankan bahwa kontingen Jabar datang ke Kudus dengan semangat optimisme tinggi untuk berlaga di seluruh cabor, tanpa mengunggulkan satu atau dua cabor tertentu. Semua cabor bela diri dianggap penting dan menjadi andalan dalam mempertahankan dominasi prestasi.
“Seluruh cabor bela diri murni menjadi andalan kami. Target kami adalah juara umum, dan harapannya hingga akhir ajang ini, Jabar tetap di posisi teratas,” tegasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










