KUDUS, Harianmuria.com – Wisuda ke-26 Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) yang digelar kali ini teramat istimewa lantaran pelaksanaannya berlangsung di Convention Hall pada Rabu (18/1). Gedung baru tersebut mampu menampung hingga 3500 orang.
Sementara pada wisuda kali ini, UMKU meluluskan sebanyak 806 wisudawan dari prodi kesehatan. Yakni S1 Farmasi, Prodi Profesi Apoteker, S1 Keperawatan, Profesi Ners, D3 Keperawatan, S1 Kebidanan, dan D3 Kebidanan.
Terdapat 191 wisudawan yang menerima predikat cumlaude. Sementara 12 lulusan, mendapatkan predikat terbaik dengan nilai IPK tertinggi dengan nilai 3,94 yang diraih oleh wisudawan dari Prodi Apotker, yaitu Ranti Hastuti dan Rina Rahmawati.
Hadir tamu undangan penting di antaranya Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Drs Sajad, Bupati Kudus Dr HM Hartopo, Kepala LLDikti Jateng Bhimo Widyo Andoko dan Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof H Lincolin Arsyad.
Rektor UMKU Dr Ns Rusnoto dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada wisudawan yang telah menyandang gelar diploma dan sarjana. Ia juga menekankan pentingnya skill dan pengetahuan agar senantiasa terus diasah dari waktu ke waktu.
“Gelar ijazah bukan segalanya, kepribadian, etos kerja, soft skill, tata krama, menghormati orang tua, menghargai sesama dan yang muda harus kita terapkan”, ungkapnya.
Rusnato juga mengingatkan kepada para wisudawan untuk pandai membaca peluang di era disrupsi yang berbasis cyber physical system.
“Para wisudawan tidak bisa hanya berfikir untuk mencari pekerjaan, tapi juga berfikir untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Era disrupsi, teknologi dan era berbasis cyber physical system ini, dipercaya akan mengurangi secara signifikan penggunaan tenaga manusia. Dan ini merupakan tantangan baru bagi para alumni perguruan tinggi, bagaimanapun, kondisi ini sudah ada di depan mata, sehingga mau tidak mau, para alumni perguruan tinggi harus menghadapi semua tantangan ini demi masa depan generasi bangsa,” terangnya.
Ia pun menegaskan agar para lulusan UMKU untuk terus menumbuhkan pola pikir menjadi berkembang dan memiliki keterampilan baru.
“Saya percaya dengan growth mindset pola pikir yang membuat kita ingin selalu mengembangkan diri dan memiliki berbagai keterampilan baru, lulusan UMKU pasti dapat mengambil peran terbaik dalam mewujudkan masa depan yang gemilang, tentu tidak semata-mata untuk kepentingan pribadi tapi juga untuk umat dan bangsa” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Kudus yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Drs Agus Budi Satriyo menyampaikan bahwa UMKU merupakan lembaga perguruan tinggi yang meluluskan SDM yang unggul.
“Diharapkan adek bisa terus meningkatkan potensi diri, sekali lagi selamat kepada UMKU dan “
Sedangkan Kepala LLDikti Jateng Bhimo Widyo Andoko turut memberikan selamat dan berpesan kepada wisudawan agar terus berdaya untuk bangsa.
“Semoga ini menjadi langkah awal untuk meraih kesuksesan. Bantulah masyarakat untuk menyelesaikan persoalan mereka, teruslah belajar dan jangan berhenti sampai di sini. tentang perlunya peningkatan” ujarnya
Ketua Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah Prof H Lincolin Arsyad pun menekankan pentingnya mengembangkan bakat.
“Kembangkan bakat kalian yang luar biasa, manusia memiliki potensi luar biasa baik dibidang akademik maupun non akademik, karena itu praktikkan, kembangkan, terus menurus krn itulah jalan kemajuan” tegasnya.
Tidak hanya seremonial wisuada, komitmen UMKU juga ditunjukkan melalui penyalanan Pusat Karir. Layanan ini diberikan untuk para alumni yang telah menyandang gelar agar berkarya secara professional.
Para alumni ini nantinya akan dihubungkan dengan program magang (internship) berbagai instansi baik negeri maupun swasta yang sudah menjalin kerja sama bersama UMKU.
Saat ini instansi yang telah bekerjasama dengan UMKU berjumlah 16 Rumah Sakit, yaitu Rumah Sakit Umum Aisyiyah Kudus, Rumah Sakit Islam Pati, Rumah Sakit Arafah Rembang, Rumah Sakit Sultan Hadlirin Jepara, RS Siti Khatijah Jepara, RS PKU Muhammadiyah Gubug.
Kemudian, RS PKU Muhammadiyah Blora, RS PKU Muhammadiyah Cepu, RS Fastabiq Sehat PKU Muhammadiyah, RS Permata Bunda Grobogan, RSU Kumala Siwi Mijen, RS PKU Muhammadiyah Mayong, Rumah Sakit Islam Sunan Kudus, Rumah Sakit Nahdlatul Ulama Demak, PKU Muhammadiyah Demak, RS PKU Aisyiyah Jepara. (Lingkar Network | Harianmuria.com)










