PATI, Harianmuria.com – Permasalahan dugaan penyalahgunaan keuangan Dana Desa (DD) dan sejumlah proyek pembangunan mangkrak di Desa Dengkek, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati terus bergulir.
Warga Desa Dengkek pun mengadakan audiensi dengan Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) serta Inspektorat di Gedung DPRD Pati, baru-baru ini.
Warga mendorong 12 daftar penyalahgunaan dana desa oleh Kepala Desa Dengkek, baik terkait pembangunan gedung serbaguna, saluran irigasi, serta terkait tugas pokok dan fungsi perangkat desa segera diperiksa dan diaudit.
Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dengkek, Bayu mengatakan bahwa warga Desa Dengkek menanti hasil audit dari Inspektorat dan besar harapan proses audit dilakukan secara profesional.
“Kedatangan kami ini untuk melakukan audiensi dengan Komisi A DPRD Pati beserta Dispermades, Inspektorat dan Bagian Hukum Setda Pati. Semoga masalah ini segera ada tindak lanjut agar semuanya bisa jelas,” ucap Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Dengkek, Bayu.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pati Narso berjanji bakal turut mengawal proses audit yang akan dilakukan oleh Inspektorat dengan melibatkan DPUTR Pati.
“Tentunya, Komisi A DPRD Pati akan melakukan klarifikasi dulu di lapangan seperti apa. Kemudian kita akan kawal proses penyelidikan di Inspektorat dalam pemeriksaannya agar semuanya bisa jelas. Untuk itu, ke depannya kami akan kroscek dengan Camat Pati maupun Pemdes Dengkek terkait kondisinya seperti apa di lapangan dan kita akan undang ke sini,” ujar Narso. (MUTIA PARASTI – Harianmuria.com)










