DEMAK, Harianmuria.com – Ratusan warga Desa Bumiharjo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, menggeruduk kantor balai desa pada Rabu, 8 Oktober 2025. Aksi ini dipicu adanya informasi bahwa pendaftaran perangkat desa (perades) diikuti oleh warga luar desa.
Warga Tolak Perades dari Luar Desa
Penanggung jawab aksi, As’ad Muzaki, menjelaskan bahwa warga menolak keras calon perangkat desa dari luar Desa Bumiharjo, termasuk yang diduga memiliki hubungan dengan kepala desa.
“Kami warga Desa Bumiharjo menolak dominasi pendaftar dari luar desa, tuntut regulasi yang adil demi keterlibatan warga desa. Warga Desa Bumiharjo menolak perangkat desa dari luar desa dan keluarga kepala desa,” tegas As’ad Muzaki dalam surat pernyataan.
Desak Putra Asli Desa Bumiharjo Jadi Prioritas
Aksi di depan kantor balai desa sempat memanas dan menimbulkan keributan kecil. Namun, ketegangan segera mereda setelah petugas keamanan turun tangan untuk menenangkan situasi.
Warga menuntut agar penerimaan perades dibatalkan jika ditemukan peserta yang berasal dari luar desa. Mereka menegaskan prioritas harus diberikan kepada putra-putri asli Desa Bumiharjo, Kabupaten Demak.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak desa belum memberikan klarifikasi terkait aksi tersebut maupun informasi menyangkut calon perades dari luar desa.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










