Rabu, Januari 7, 2026
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Wali Kota Semarang Tinjau Korban Rumah Roboh di Kauman, Pastikan Pendidikan Anak Terjamin

Wali Kota Semarang Tinjau Korban Rumah Roboh di Kauman, Pastikan Pendidikan Anak Terjamin

Basuki by Basuki
31 Oktober 2025 18:29
in News, Semarang, Seputar Jateng, Umum
0 0
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau korban rumah roboh di Kauman, pastikan pendidikan dan kebutuhan dasar anak korban terjamin.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng meninjau rumah korban yang roboh di Jalan Pedamaran, Kauman, Semarang Tengah, Jumat, 31 Oktober 2025. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

SEMARANG, Harianmuria.com – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengunjungi kediaman almarhumah Mega Gita Safitri, korban meninggal dunia akibat rumah roboh di Jalan Pedamaran Gang Buntu No. 10, RT 04 RW 05, Kauman, Semarang Tengah, pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Selasa malam, 28 Oktober 2025 saat hujan deras mengguyur wilayah Semarang. Rumah yang ditempati Mega roboh tertimpa tembok bangunan tua di belakangnya yang sudah rapuh.

Insiden itu menewaskan Mega, sementara dua anaknya Yuanita Atia Eka (7) dan Ikwan Setiawan (4), serta adiknya Syahrul Adji Pramuda (20), berhasil selamat meski mengalami luka memar.

Jamin Kebutuhan Dasar dan Pendidikan Anak

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Agustina memastikan bahwa anak-anak korban akan mendapatkan perhatian penuh, termasuk jaminan pendidikan dan kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca Juga:  Eks Direktur Bank DKI Bantah Korupsi Kredit Sritex Rp180 Miliar, Sebut Dakwaan Jaksa Kabur

“Ini ada korban meninggal. Kami pastikan anak-anak korban mendapat perhatian, termasuk dari segi pendidikan,” ujar Agustina.

Agustina menjelaskan, berdasarkan laporan dari perangkat wilayah, rumah yang ditempati korban bukan milik pribadi melainkan bangunan tidak resmi. Kondisi itu membuat Pemkot tidak dapat menyalurkan bantuan perbaikan bangunan secara langsung.

Meski demikian, ia memastikan relawan dan warga sekitar akan membantu menyiapkan tempat tinggal sementara bagi keluarga korban.

“Kita pastikan makan dan minum mereka terjamin. Relawan akan membantu membersihkan lokasi dan menyiapkan tempat tinggal sementara. Terakhir, pendidikan anak-anak tetap menjadi prioritas,” jelasnya.

Pemutakhiran Data Warga Miskin

Wali Kota juga meminta pihak kecamatan untuk melakukan pengecekan ulang terhadap bangunan-bangunan ilegal di sekitar lokasi dan memastikan anak-anak korban mendapat layanan kesehatan di puskesmas.

“Anak-anak harus dibawa ke puskesmas karena masih ada luka memar. Pendidikan mereka akan kami tanggung karena termasuk masyarakat miskin,” tegasnya.

Baca Juga:  Dinkes Kota Semarang Kejar Target 1,5 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis 2026

Pemkot, lanjutnya, akan melakukan pembaruan data dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar bantuan dapat tepat sasaran bagi warga yang belum terdaftar.

Upaya Pemkot Hidupkan Ekonomi Warga

Selain itu, Wali Kota juga berencana meningkatkan perekonomian warga sekitar dengan menghidupkan Kampung Semawis, serta sekitaran Klenteng Tay Kak Sie.

“Nanti akan ditata, yang kita bisa adalah meningkatkan pendapatan mereka. Makanya sore hari akan ada pusat keramaian, penataan, warga bisa jualan, atau bikin kerajinan, atau jadi tour guide,” ujar Agustina.

Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Agustina Wilujengbantuan korban rumah robohBerita Semarangpendidikan anakrumah roboh Semarangsemarang hari iniWali Kota Semarang

Related Posts

Tanggul Kali Bremi di Pabean Pekalongan jebol sepanjang 35 meter, menyebabkan ratusan rumah terendam banjir dan 300 KK terdampak.
Pekalongan

Tanggul Kali Bremi Jebol 35 Meter, Ratusan Rumah di Pabean Pekalongan Terendam Banjir

7 Januari 2026
DP3A Kota Semarang mencatat serapan Bantuan Operasional RT dan RW tahun 2025 mencapai 95 persen, dengan total dana terserap Rp253,9 miliar.
Semarang

Serapan Bantuan Operasional RT dan RW di Kota Semarang Tembus 95 Persen

7 Januari 2026
Sebanyak 501 ASN dan 18 pejabat BUMD Blora wajib menyerahkan LHKPN periodik 2025 paling lambat 31 Maret 2026 sesuai ketentuan KPK RI.
Blora

501 ASN dan 18 Pejabat BUMD Blora Wajib Lapor Harta Kekayaan, Batas Akhir 31 Maret 2026

7 Januari 2026
Dinkes Kota Semarang menargetkan 1,5 juta warga mengikuti Cek Kesehatan Gratis 2026 guna mencapai cakupan 80 persen sesuai arahan Kementerian Kesehatan.
Semarang

Dinkes Kota Semarang Kejar Target 1,5 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis 2026

7 Januari 2026
Load More
Next Post
Dewan Pendidikan Blora mengusulkan agar BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) diaktifkan kembali pada 2026 untuk membantu sekolah dasar dengan siswa di bawah 60 agar tetap bisa beroperasi di tengah keterbatasan dana BOS pusat.

Dewan Pendidikan Blora Usul BOSDA Dihidupkan Lagi untuk Selamatkan Sekolah Minim Siswa

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Alamat Kantor
  • Hubungi Kami

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
  • Tim Redaksi

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS