PEKALONGAN, Harianmuria.com – Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf), resmi meresmikan lapangan padel pertama di Kota Pekalongan, dalam acara Grand Opening Dupan Padel Pekalongan, Minggu, 10 Agustus 2025, di Area Dupan Square.
Kehadiran fasilitas olahraga terbaru ini menjadi tonggak baru pengembangan olahraga di Kota Batik sekaligus persiapan mencetak atlet Padel untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Wali Kota Aaf mengapresiasi Dupan Group yang telah menyediakan fasilitas lapangan Padel sebagai cabang olahraga baru yang tengah populer di berbagai kota besar Indonesia.
“Alhamdulillah, Kota Pekalongan kini memiliki lapangan Padel yang sedang booming di kota-kota besar. Padel bahkan akan dipertandingkan di PON 2028 di NTB (Nusa Tenggara Barat),” ujar Aaf.
Padel Masuk PON 2028, Kota Pekalongan Mulai Bersiap
Padel, yang mulai menjadi tren gaya hidup dan digemari kalangan artis di Jakarta, kini hadir di Pekalongan. Wali Kota berharap segera bentuk pengurus dan atlet lokal agar bisa bersiap menghadapi PON 2028.
“Semoga fasilitas ini dapat mendorong lahirnya atlet Padel potensial yang mengharumkan nama Kota Pekalongan di kancah nasional maupun internasional,” kata Aaf.
Fasilitas Lengkap, Pelatihan Profesional
Richard, pengelola Dupan Padel Pekalongan, menyampaikan setelah soft opening pada 3-7 Agustus 2025 yang selalu penuh pemesan, lapangan Padel kini resmi beroperasi dengan tarif sewa mulai Rp150.000 hingga Rp200.000 per jam. Fasilitas tambahan seperti sewa raket dan pelatihan oleh pelatih profesional juga disediakan untuk masyarakat.
“Padel mirip tenis lapangan, tetapi unik karena bola yang memantul ke kaca tetap bisa dimainkan. Kami berharap masyarakat Pekalongan antusias mencoba dan berkembang menjadi atlet berprestasi,” jelas Richard.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










