REMBANG,Harianmuria.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memberi motovasi terhadap anak berkebutuhan khusus pada Pekan Special Olympic Nasional (PeSOnas) Jawa Tengah 2022. Hal itu ia sampaikan saat menyambut obor api PeSOnas yang dibawa oleh salah satu atlet Special Olympic Indonesia (SOIna) Kabupaten Rembang, Teguh Prasetyo di Pondok Pesantren Al Anwar 4 Sarang, Selasa (4/1).
Taj Yasin usai menyambut obor PeSOnas Jateng juga mengapresiasi Kabupaten Rembang yang telah maksimal menyemarakkan ajang bagi anak bertalenta khusus itu. Menurutnya, di Kabupaten Rembang, atlet dan rombongan SOIna yang membawa obor diajak berlari melewati rute hingga di beberapa kecamatan. Bahkan, rombongan direncanakan menginap di Desa Dadapan.
“Sehingga kampanye kita untuk mengajak masyarakat Indonesia khususnya jateng, ketika kita memiliki anak, saudara yang memiliki kebutuhan khusus kita ajak sekolah bareng, kreasi bareng, insyaallah mereka memiliki kemampuan yang tidak dimiliki orang lain,” kata Taj Yasin.
Usai penyerahan obor, Taj Yasin menyempatkan diri untuk berbincang dengan dua atlet SOIna Kabupaten Rembang, Teguh Prasetyo, dan Irfan Rahmad Udin.
Gus Yasin, sapaan karib Taj Yasin menanyakan kepada para atlet mengenai cabang olahraga yang dikuasai. Namun, lantaran kedua atlet tersebut memiliki kebutuhan khusus keterlambatan intelektual, maka salah satu guru pendamping mereka yang menjawab.
“Atlet lari, pak. Yang ini (Teguh) juara Provinsi. Yang ini (Irfan) juara atletik. Merekeka juara 3 Provinsi, tapi beda even,” kata salah satu guru.
Menanggapi hal itu, Gus Yasin berharap agar para atlet nantinya dapat mewakili Indonesia di ajang-ajang internasional. “Ya nanti, semoga bisa mewakili Indonesia di ajang internasional,” imbuhnya.
Salah satu atlet, Teguh Prasetyo, mengatakan dirinya telah membawa obor PeSOnas Jateng, saat obor masuk ke Kabupaten Rembang. Sebelum diarak, obor tersebut diserahkan oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, kepadanya. Nantinya, dia juga akan membawa obor tersebut berlari hingga Kabupaten Pati.
“Dari Jawa Timur, diserahkan bupati diserahkan kepada kami kontingen Rembang, untuk dilanjutkan sampai ke Kabupaten Pati,” kata dia didampingi Ngadi, guru SLB Lasem. (Lingkar Network/Koran Lingkar Jateng )










