YOGYAKARTA, Harianmuria.com – Wakil Bupati (Wabup) Blora, Sri Setyorini, bersama Sekda Komang Gede Irawadi menjenguk Abu Dhabi (2), balita korban kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo. Abu Dhabi kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUP dr Sardjito Yogyakarta.
Wabup Rini mengungkapkan, kunjungan pada Selasa malam, 26 Agustus 2025 ini merupakan bentuk empati dan dukungan moril dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora atas musibah yang menimpa warga Gandu.
“Malam ini saya bersama Pak Sekda datang menjenguk Abu Dhabi, salah satu korban kebakaran sumur minyak. Kami mewakili Pemkab Blora untuk memberikan semangat dan bantuan,” ujar Rini melalui keterangan tertulis.
Santunan untuk Keluarga Korban
Dalam kunjungan tersebut, Wabup Rini menyerahkan santunan senilai Rp5 juta kepada ayah Abu Dhabi, sebagai bentuk dukungan biaya hidup selama masa perawatan anaknya di rumah sakit.
“Kami serahkan bantuan Rp5 juta agar bisa digunakan untuk kebutuhan selama menunggui anaknya di RS Sardjito,” imbuhnya.
Tragedi Kebakaran Sumur Minyak Gandu
Peristiwa kebakaran sumur minyak di Dukuh Gundono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, terjadi Minggu siang, 17 Agustus 2025, dipicu ledakan gas. Akibatnya, tiga orang meninggal dunia dan lima rumah warga rusak. Korban meninggal adalah Tanek (60), Sureni (52), dan Wasini (50).
Dua korban lainnya, Yeti (30) dan anaknya Abu Dhabi (2), menderita luka bakar serius dan dirawat di RS Sardjito Yogyakarta. Sayangnya, Yeti meninggal dunia pada Sabtu, 23 Agustus 2025, sedangkan Abu Dhabi masih menjalani perawatan intensif.
Kebakaran sumur minyak di Desa Gandu akhirnya berhasil dipadamkan Sabtu, 23 Agustus 2025, pukul 18.35 WIB oleh tim gabungan. Kini, Abu Dhabi menjadi satu-satunya korban yang selamat, meski masih dirawat akibat luka bakar yang dideritanya.
Jurnalis: Subekan
Editor: Basuki










