PATI, Harianmuria.com – Bupati Pati Sudewo berkomitmen mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan. Langkah yang dilakukan antara lain memberikan beasiswa kedokteran bagi masyarakatnya yang kurang mampu dan mendorong dokter umum di Pati untuk melanjutkan pendidikan spesialis.
Sudewo mengatakan, pihaknya akan menggandeng perusahaan-perusahaan di Kabupaten Pati. Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan tersebut akan digunakan untuk membiayai siswa yang diterima di fakultas kedokteran.
“Saya akan kumpulkan perusahaan. Ada 35 perusahaan menengah ke atas di Kabupaten Pati yang kami panggil pada Senin (14/4/2025) nanti, untuk ikut serta menyukseskan program beasiswa,” ujarnya, Kamis (10/4/2025).
Menurutnya, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati sudah merinci kebutuhan yang diperlukan untuk membiayai siswa kurang mampu dalam menempuh pendidikan di jurusan kedokteran. Setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp2,5 juta per orang.
“Saya sudah hitung kemampuan pendanaan, sumbernya dari A, dari B, dari C. Pelaksanaannya transparan, akuntabilitasnya terjaga. Jadi nanti tiap bulan akan diekspos uang masuk dari ABCD sekian dan uang yang dikeluarkan untuk beasiswa itu,” jelas Sudewo.
Lebih lanjut, untuk meningkatkan SDM bidang kesehatan, Sudewo juga mendorong para dokter umum di Pati untuk melanjutkan pendidikan kedokteran spesialis. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pati untuk membantu anggotanya yang sedang menempuh pendidikan kedokteran spesialis.
“Kemarin saya didatangi pengurus IDI. Saya minta mereka melakukan pemetaan SDM kedokteran di Kabupaten Pati. Katanya ada 500-an dokter di Pati,” tuturnya.
Sudewo menambahkan, pihaknya siap meminta bantuan gubernur hingga Kementerian Kesehatan untuk mahasiswa kedokteran spesialis asal Pati yang membutuhkan surat rekomendasi untuk penugasan di rumah sakit.
“Di RS Karyadi, di Undip, perlu rekomendasi dari menteri kesehatan (Menkes). Saya akan mintakan rekomendasi, yang penting ada semangat dari dokter,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Pati Aviani Tritanti Venusia menyambut baik kebijakan tersebut. Ia mendukung kolega dokter yang ingin melanjutkan pendidikan kedokteran spesialis.
“Inisiatif sangat baik sekali. Kami akan dukung, mempersiapkan teman-teman sejawat dokter jika menginginkan pendidikan dokter spesialis,” ujarnya.
(SETYO NUGROHO – Harianmuria.com)










