SEMARANG, Harianmuria.com – Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, meluncurkan aplikasi inovatif bernama Lapak Kita sebagai langkah digitalisasi untuk mendukung pemberdayaan pelaku UMKM lokal. Aplikasi ini menjadi platform baru yang memuat informasi lengkap dari 500 UMKM yang tersebar di 15 desa di Tengaran.
Lapak Kita merupakan singkatan dari Layanan Pemberdayaan Ekonomi UMKM Kreatif, Inovatif, Terampil, dan Amanah. Peluncuran aplikasi ini dilakukan di Kantor Kecamatan Tengaran pada Selasa, 5 Agustus 2025.
Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang, serta Camat Tengaran Sri Sulistyorini beserta jajaran.
“Ini merupakan bentuk kolaborasi yang luar biasa antara pemerintah, pelaku UMKM, dan berbagai pihak yang peduli terhadap pengembangan ekonomi lokal. Kami sangat mengapresiasi inisiatif Kecamatan Tengaran,” ujar Djarot Supriyoto.
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program serupa di kecamatan lain untuk memperkuat daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Platform Digital untuk Promosi dan Akses Pasar
Aplikasi Lapak Kita menyajikan informasi akurat tentang pelaku UMKM, termasuk jenis usaha, alamat lengkap, hingga nomor kontak yang bisa dihubungi langsung oleh calon pembeli. Produk-produk yang dipasarkan meliputi makanan, minuman, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lainnya – semuanya merupakan hasil produksi mandiri dari warga Tengaran.
“Tujuan utamanya adalah memperluas akses pasar dan meningkatkan penjualan para pelaku UMKM di Kecamatan Tengaran,” jelas Camat Tengaran, Sri Sulistyorini.
Untuk saat ini, Lapak Kita masih terintegrasi dalam Website Kecamatan Tengaran, agar mudah diakses masyarakat. Nantinya, pengembangan aplikasi ini akan diarahkan menjadi platform mandiri berbasis mobile agar jangkauannya semakin luas.
Digitalisasi UMKM untuk Perekonomian Berkelanjutan
Dengan lebih dari 500 UMKM yang sudah tergabung, aplikasi ini diharapkan menjadi sarana promosi dan komunikasi langsung antara pelaku usaha dan konsumen. Selain menjadi pusat informasi, Lapak Kita juga diharapkan mendorong kolaborasi antara UMKM dengan pemerintah, akademisi, dan pihak swasta.
“Kami ingin Lapak Kita menjadi gerbang digitalisasi UMKM Tengaran menuju pasar yang lebih luas, termasuk pasar digital nasional,” imbuh Lies, sapaan akrab Camat Tengaran, yang saat ini juga mengikuti pelatihan kepemimpinan administrator di BPSDMD Jawa Tengah.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










