BLORA, Harianmuria.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Blora kembali menjadi sorotan, setelah beredarnya video viral berisi ulat di menu bakso yang dibagikan kepada penerima manfaat di Desa Sendangharjo, Kecamatan Blora.
Dalam video berdurasi 4 detik itu, tampak ulat kecil bergerak di atas pentol bakso, bagian dari menu yang berisi mi bakso, tahu, dan buah anggur. Rekaman ini langsung menyebar luas di media sosial
Penemuan Ulat di Menu Bakso MBG
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 15 Oktober 2025 di Dukuh Medang, Desa Sendangharjo.
Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Blora, Artika Diannita, membenarkan kejadian itu.
“Benar, kejadiannya kemarin,” ujar Artika saat dikonfirmasi, Kamis, 16 Oktober 2025.
Artika menyebut pihaknya segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan meminta konfirmasi pihak dapur SPPG yang mengolah menu tersebut. Ia menegaskan bahwa kejadian ini menjadi evaluasi penting agar tidak terulang lagi di masa mendatang.
“Kami memberikan arahan supaya SPPG lebih teliti dalam membeli bahan baku dan benar-benar memperhatikan SPO (Standar Prosedur Operasional) untuk dilaksanakan,” tegasnya.
Satgas MBG: Dapur Lalai Dilaporkan ke BGN
Sebelum kejadian ini mencuat, Ketua Satgas MBG Blora, Sri Setyorini yang juga Wakil Bupati Blora, telah menyinggung pentingnya kontrol kualitas dalam Rapat Koordinasi MBG di Pendapa Kabupaten Blora pada Senin, 13 Oktober 2025.
Ia menegaskan bahwa seluruh dapur penyedia menu MBG wajib menjaga kebersihan, higienitas, dan keamanan pangan.
“Setelah rapat siang ini, kalau ada ulat di menu MBG, akan saya laporkan dapur SPPG-mu ke BGN (Badan Gizi Nasional). Ini Bu Ketua Satgas tidak main-main,” tegas Rini.
Rini menambahkan, Satgas berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap anak penerima manfaat program MBG mendapat makanan aman, sehat, dan layak konsumsi.
“Saya punya beban moral untuk masa depan generasi penerus,” ujarnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










