Jumat, Januari 9, 2026
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Kerjasama & Iklan
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV
No Result
View All Result
Harianmuria.com
No Result
View All Result

Beranda - News - Aksi Mahasiswa UIN Gus Dur di DPRD Kabupaten Pekalongan, Ini 18 Tuntutannya

Aksi Mahasiswa UIN Gus Dur di DPRD Kabupaten Pekalongan, Ini 18 Tuntutannya

Basuki by Basuki
03 September 2025 20:51
in News, Pekalongan, Seputar Jateng, Umum
0 0
Mahasiswa UIN Gus Dur menggelar aksi di DPRD Kabupaten Pekalongan, ajukan 18 tuntutan lokal dan nasional.

Mahasiswa UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) berorasi di depan gedung DPRD Kabupaten Pekalongan. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

Share on FacebookShare on WatsApp

PEKALONGAN, Harianmuria.com – Puluhan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Pekalongan menggelar aksi penyampaian aspirasi di DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu, 3 September 2025.

Peserta aksi awalnya berkumpul di Masjid kompleks Alun-Alun Kajen sebelum melakukan long march menuju kantor DPRD. Di depan gedung dewan, mahasiswa berorasi menyoroti berbagai persoalan daerah dan nasional, sambil menuntut kehadiran Bupati Pekalongan.

Massa kemudian diterima oleh Wakil Bupati Pekalongan Sukirman, Ketua DPRD Abdul Munir, tiga Wakil Ketua DPRD, dan unsur Forkopimda. Setelah orasi, massa melanjutkan audiensi di ruang rapat DPRD.

Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan 18 tuntutan, terbagi menjadi dua kategori: tujuh tuntutan lokal untuk Pemkab Pekalongan dan sebelas tuntutan nasional yang disalurkan ke DPR RI melalui DPRD Kabupaten Pekalongan.

7 Tuntutan Lokal untuk Pemkab Pekalongan

  1. Tindak tegas petugas pemungut pajak yang menyalahgunakan dana Rp61.908.201,00.
  2. Evaluasi dan pembenahan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
  3. Transparansi pemungut pajak desa/kelurahan sesuai aturan.
  4. Pemberantasan pungutan liar (pungli) di Kabupaten Pekalongan.
  5. Efisiensi tunjangan umum dan fungsional ASN.
  6. Perampingan anggaran honorarium tim pelaksana kegiatan dan sekretariat.
  7. Optimalisasi dan transparansi belanja hibah dengan laporan pertanggungjawaban jelas.
Baca Juga:  Harga Bahan Pokok di Kota Pekalongan Awal 2026 Fluktuatif, Cabai dan Bawang Turun Tajam

11 Tuntutan Nasional untuk DPR RI (Disalurkan via DPRD)

  1. Segera sahkan RUU Perampasan Aset untuk pemberantasan korupsi.
  2. Tolak kenaikan tunjangan DPR RI dan DPRD, serta dorong efisiensi anggaran.
  3. Reshuffle anggota DPR yang dianggap mengkhianati rakyat.
  4. Tolak mantan narapidana korupsi menjadi anggota DPR.
  5. Penurunan gaji dan tunjangan DPR, disertai transparansi besaran gaji
  6. Tolak rencana kenaikan pajak yang membebani rakyat.
  7. Penindakan hukum tegas terhadap pelaku pembunuhan pahlawan Affan Kurniawan.
  8. Usut tuntas kasus pembunuhan Rheza Sendy Pratama.
  9. Adili oknum aparat yang represif terhadap masyarakat sipil.
  10. Reformasi kinerja Polri yang profesional dan berpihak pada rakyat.
  11. Persyaratan pendidikan minimal S1 bagi calon anggota DPR dengan seleksi kapabilitas layaknya ASN/BUMN.

Respons DPRD dan Pemkab

Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir memastikan seluruh aspirasi mahasiswa akan ditindaklanjuti.

“Ada 10 tuntutan untuk nasional, 7 untuk daerah. Tentu kami pelajari dan sampaikan ke DPR RI. Tuntutan lokal akan dibahas melalui rapat DPRD,” katanya seraya menambahkan, isu kenaikan tunjangan DPR tidak berlaku di tingkat kabupaten.

Baca Juga:  Stok Darah A dan AB Menipis di Awal 2026, PMI Kota Pekalongan Ajak Warga Segera Donor

Wakil Bupati Sukirman menegaskan Pemkab selalu terbuka terhadap masukan mahasiswa dan fokus menaikkan pendapatan asli daerah tanpa membebani masyarakat.

DPRD dan Pemkab Pekalongan berkomitmen untuk menindaklanjuti aspirasi yang disuarakan mahasiswa UIN Gus Dur.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir bersama Wakil Bupati Sukirman menandatangani komitmen tindak lanjut aspirasi mahasiswa. (Lingkar Network/Harianmuria.com)

Tuntutan Mahasiswa dan Ancaman Aksi Lanjutan

Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Gus Dur, Mamat Ariefat Rahim, menegaskan dua fokus utama: RUU Perampasan Aset dan penolakan kenaikan tunjangan DPR RI. Tuntutan lokal menekankan transparansi pajak dan anggaran daerah.

“Jika dalam 7×24 jam tidak ada respons konkret, kami siap menggelar aksi lanjutan dengan massa lebih besar,” tegas Mamat.

Audiensi ditutup dengan penyerahan dokumen tuntutan mahasiswa dan komitmen pihak legislatif dan eksekutif untuk menindaklanjuti aspirasi yang disuarakan.

Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: aksi mahasiswa PekalonganBerita PekalonganDPR RIMahasiswa UIN Gus DurPekalongan Hari Iniprotes mahasiswaRUU Perampasan Asettransparansi anggarantuntutan DPRD Pekalongantuntutan Pemkab Pekalongan

Related Posts

Tagihan listrik sarpras jalan di Blora tembus Rp8,5 miliar sepanjang 2025, efisiensi Pemkab Blora berhasil menghemat anggaran hingga Rp30 juta.
Blora

Tagihan Listrik Sarpras Jalan di Blora Tembus Rp8,5 Miliar, Efisiensi Berhasil Hemat Rp30 Juta

9 Januari 2026
Aksi unik warga adopsi 500 bibit pohon jambu untuk menghijaukan lereng Gunung Merbabu di Getasan, Kabupaten Semarang, demi menjaga kawasan tangkapan air.
Semarang

Unik, Warga Adopsi 500 Bibit Pohon Jambu untuk Hijaukan Lereng Gunung Merbabu

9 Januari 2026
KPK menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 dengan potensi kerugian negara Rp1 triliun.
News

KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Korupsi Kuota Haji

9 Januari 2026
Polres Demak panen 5 ton jagung di Desa Sumberejo, Mranggen, sebagai dukungan swasembada pangan nasional dan program ketahanan pangan berbasis desa.
Demak

Dukung Swasembada Pangan, Polres Demak Panen 5 Ton Jagung di Desa Sumberejo

9 Januari 2026
Load More
Next Post
Bupati Kudus imbau warga tetap tenang jelang aksi damai HMI, pastikan aktivitas normal dan situasi kondusif dengan dukungan TNI-Polri dan doa bersama.

Kudus Tetap Kondusif: Bupati Ajak Warga Tetap Tenang Jelang Aksi Demo HMI

Berita Utama

BPBD Jepara sigap menangani berbagai bencana Desember 2025, mulai pohon tumbang, rumah rusak, hingga evakuasi warga dan hewan berbahaya.
Jepara

BPBD Jepara Gerak Cepat Tangani Serangkaian Kejadian Bencana Selama Desember 2025

15 Desember 2025
BPBD Jepara menyalurkan bantuan logistik kepada warga Desa Tunahan, Kecamatan Keling, yang terdampak angin kencang.
Jepara

BPBD Jepara Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak Angin Kencang di Tunahan

10 Desember 2025
BPBD Jepara menerima bantuan truk tangki 4.000 liter dari pemerintah pusat untuk memperkuat armada penanggulangan bencana, khususnya distribusi air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Jepara

BPBD Jepara Terima Truk Tangki 4.000 Liter, Perkuat Armada Penanggulangan Bencana

10 Desember 2025
BPBD Jepara mengirim satu personel untuk membantu penanganan banjir di Sumatra Barat sebagai bentuk dukungan Pemprov Jateng terhadap percepatan pemulihan pascabencana.
Jepara

BPBD Jepara Tugaskan Satu Personel Bantu Penanganan Banjir di Sumatra Barat

9 Desember 2025

Berita Trending

  • Belasan tahun rusak tanpa perbaikan, warga Desa Nglebur, Jiken, Blora swadaya memperbaiki jalan sepanjang 60 meter dengan dana patungan dan gotong royong.

    Belasan Tahun Rusak, Warga Nglebur Blora Swadaya Perbaiki Jalan 60 Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jangan Salah, Begini Cara Bedakan Kartu Keluarga Asli dan Salinan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RSUD Kudus Periksa 10 Pegawai Buntut Video Viral Asusila, 2 Orang Dibebastugaskan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wartawan Dilarang Liput Kebakaran Sumur Minyak di Gandu Blora, Warga Blokade Akses Masuk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Molor Seminggu, Pencairan Gaji ASN Blora Rp55,5 Miliar Mulai Diproses

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Harianmuria.com

Adalah media online yang menayangkan berita terbaru di Jawa Tengah. Berita yang kami sajikan padat, terpercaya, dan mencakup informasi terkini di wilayah Karesidenan Pati.

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jawa Barat
    • DIY
    • Jawa Timur
  • Seputar Jateng
    • Pati
    • Kudus
    • Jepara
    • Rembang
    • Demak
    • Semarang
    • Blora
    • Grobogan
    • Kendal
  • Artikel
    • Kesehatan
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Tips
    • Travelling
    • Silabus & RPP
    • Opini
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Pendidikan
  • HMTV

© 2024 Harianmuria.com - PT. MEDIATAMA ANUGRAH PERS