KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Kabupaten Semarang berhasil masuk dalam 10 besar kabupaten paling maju se-Indonesia berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2024 yang dirilis Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Dalam laporan tersebut, Kabupaten Semarang menempati peringkat ke-7 dari 416 kabupaten di Indonesia.
Berdasarkan data dari laman resmi BRIN dan akun Instagram @goodstats.id, Kabupaten Semarang memperoleh skor 3,87 dari skala 5, lebih tinggi dari rata-rata nasional yang hanya 3,43. Angka itu menunjukkan meningkatnya daya saing daerah di wilayah berjuluk Bumi Serasi tersebut.
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari kerja keras seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.
“Indeks ini mengukur daya saing daerah dari empat komponen utama, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), pasar, ekosistem inovasi, dan lingkungan pendukung. Kami bangga Kabupaten Semarang bisa berada di posisi tujuh besar nasional,” kata Ngesti, Rabu, 18 Juni 2025.
Ia berharap capaian ini menjadi momentum untuk makin memajukan daerah dan mengenalkan Kabupaten Semarang di tingkat nasional maupun internasional.

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Namun, ia mengingatkan agar pemerintah daerah tidak cepat puas.
“Alhamdulillah, kita berada di peringkat tujuh, tapi jangan berhenti di sini. Kalau bisa, target kita ke depan harus jadi nomor satu,” tegas Bondan.
Ia juga menyoroti pentingnya perbaikan tata kelola pemerintahan, terutama dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, dan pertanggungjawaban. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM dan pengawasan terhadap perda menjadi kunci mendorong kemajuan lebih lanjut.
“Capaian ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan inovasi, produktivitas, dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Semarang ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.
(HESTY IMANIAR – Harianmuria.com)










