KUDUS, Harianmuria.com – Alokasi Dana Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Kudus untuk tahun 2026 diperkirakan mengalami penurunan sebesar Rp378,7 miliar. Penyesuaian ini dilakukan setelah pengesahan Undang-Undang (UU) APBN Tahun Anggaran 2026.
Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan, Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus, Djati Solechah, menyebutkan bahwa dalam Rancangan APBD (RAPBD) 2026, TKD Kabupaten Kudus awalnya Rp1,35 triliun, namun setelah penyesuaian menjadi Rp974 miliar.
“Ada penurunan senilai Rp378,7 miliar atau turun sekitar 27,99 persen,” ujar Djati.
Jenis Pendapatan Transfer yang Dipotong
Djati menjelaskan bahwa beberapa jenis pendapatan transfer yang mengalami pemotongan meliputi Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak, DBH Cukai Hasil Tembakau, DBH Sumber Daya Alam, Dana Alokasi Umum (DAU) block grant dan specific grant, Dana Desa, dan dana insentif fiskal.
“Selisih penurunan TKD Kudus tahun 2026 ini sudah termasuk penurunan dana desa senilai Rp21,9 miliar,” tambahnya.
Strategi Efisiensi Anggaran Pemkab Kudus
Menanggapi penurunan TKD, Pemkab Kudus merencanakan sejumlah langkah efisiensi anggaran, antara lain rasionalisasi program unggulan Bupati dan pokok pikiran DPRD, belanja makan dan minum hanya untuk jamuan tamu dan natura, efisiensi alat tulis kantor (ATK) sebesar 50 persen.
Pemkab juga melakukan efisiensi perjalanan dinas 40 persen, efisiensi belanja pemeliharaan selain kendaraan 50 persen, rasionalisasi belanja pengadaan barang modal, serta tidak mengalokasikan belanja untuk diklat, bimtek, dan pelatihan.
Refocusing dan Prioritisasi Program Daerah
Djati menekankan bahwa Pemkab akan melakukan refocusing melalui prioritisasi program dengan prinsip value for money, serta mengoptimalkan alokasi untuk kebutuhan pokok daerah, dukungan pelaksanaan program prioritas nasional dan Asta Cita, serta harmonisasi 35 program delegasi tematik pembangunan dan 136 program Gubernur Jawa Tengah.
“Kami akan memaksimalkan setiap anggaran agar tetap tepat guna meski TKD mengalami penurunan signifikan,” pungkas Djati.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










