BLORA, Harianmuria.com – Belum genap sebulan beroperasi, Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora langsung menorehkan prestasi membanggakan. Salah satu siswanya, Nuril Istiqomah, berhasil menjadi pemenang lomba menulis surat kepada Presiden Republik Indonesia.
Kepala SRMA 18 Blora, Tri Yuli Setyowati, mengungkapkan bahwa sekolah selalu mendorong siswa untuk peka terhadap peluang dan berani mengambil kesempatan.
“Begitu mendapat flyer lomba dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Blora, langsung saya bagikan ke kesiswaan dan memfasilitasi murid untuk ikut lomba,” ujar Tri Yuli, Rabu, 13 Agustus 2025.
Kalahkan 46 Peserta, Juara 1 Kabupaten
Nuril berhasil mengalahkan 46 pesaingnya dengan karya tulis yang orisinal dan mengena. Juara dua dan tiga masing-masing diraih oleh SMA Randublatung dan SMA 1 Blora.
Proses penulisan berlangsung saat Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPSL) SRMA 18 Blora. Dalam satu jam, seluruh siswa menulis surat dengan bimbingan guru Bahasa Indonesia.
“Dari hasil seleksi, karya Nuril layak diikutkan lomba dan akhirnya keluar sebagai juara satu tingkat kabupaten,” tambah Tri Yuli.
Tema tulisan Nuril adalah ucapan terima kasih dan harapan terkait program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. “Nuril menulis rasa syukur kepada Bapak Prabowo atas program sekolah rakyat yang memungkinkan siswa belajar tanpa biaya sepeser pun,” jelas Tri Yuli.
Penghargaan dan Potensi Diundang ke Istana
Menurut Tri Yuli, hobi membaca Nuril membuat gaya menulisnya mudah dipahami dan mendalam. Prestasi ini pun mendapatkan penghargaan dari DPK Blora serta Bunda Literasi, termasuk uang pembinaan dan kesempatan membacakan surat pada peringatan Hari Anak Nasional di GOR Blora.
Terkait kemungkinan undangan ke Istana, Tri Yuli menyebut pihak sekolah masih menunggu kepastian. “Informasi awal dari Bupati Blora, staf Kemensos memberi kabar bahwa murid kami berpotensi diundang, tapi surat resminya belum kami terima,” pungkasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










