KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, diresmikan pada Rabu, 3 September 2025. Ini merupakan SPPG kedelapan di Kabupaten Semarang yang mulai beroperasi memberikan pelayanan program MBG (Makan Bergizi Gratis).
SPPG ini berada di bawah naungan Yayasan Srikandi Anagata Indonesia dan akan melayani 3.379 siswa dari 23 sekolah di tujuh desa wilayah Tuntang. Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Wakil Bupati Nur Arifah, serta dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan dan Nina Agustina.
Dapur MBG Siap Suplai Ribuan Makanan Sehat Setiap Hari
SPPG milik Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti ini mulai beroperasi sejak 1 September 2025. Dengan fasilitas yang bersih dan tenaga kerja profesional, dapur MBG ini siap menyuplai makanan bergizi setiap hari secara higienis.
“Kami apresiasi upaya percepatan pembangunan SPPG ini. Ini yang kedelapan dari target 93 SPPG se-Kabupaten Semarang,” kata Bupati Ngesti Nugraha.
Target 93 SPPG Rampung Januari 2026
Bupati menargetkan pembangunan seluruh SPPG rampung pada Januari 2026 untuk mendukung kebijakan nasional MBG dari Presiden RI. Ia menekankan bahwa pembangunan dapur MBG juga berdampak besar pada ekonomi lokal.
“Dapur MBG ini menyerap 50 tenaga kerja dari warga Candirejo, termasuk ahli gizi. Ini bukan hanya soal gizi anak, tapi juga soal kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kualitas Makanan Diawasi Ketat, Kepala Sekolah Cicipi Dulu
Wuri Pujiastuti menyatakan bahwa kualitas makanan menjadi prioritas utama. Ia memastikan bahwa setiap makanan yang dikirim ke sekolah akan terlebih dahulu dicicipi oleh kepala sekolah sebelum diserahkan ke siswa.
“Kami tidak ingin ada kasus keracunan. Makanan harus aman, sehat, dan layak konsumsi. Karena ini menyangkut masa depan anak-anak kita,” tegas Wuri.
Dengan pengalaman Wuri dalam bisnis katering skala besar, dapur MBG ini diyakini mampu memenuhi standar kualitas tinggi dan distribusi efisien.
Dorong Serapan Bahan Lokal dan Ekonomi Desa
Pemerintah daerah juga sedang mempersiapkan kerja sama dengan Kopdes Merah Putih sebagai penyedia bahan baku utama dapur MBG, sesuai arahan dari Menko Pangan.
“Kami tunggu Perpres-nya. Jika terlaksana, ini akan meningkatkan serapan bahan lokal dari desa,” kata Bupati.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










