SALATIGA, Harianmuria.com – Pemerintah Kota Salatiga terus memacu perbaikan 22 indikator penilaian untuk meraih predikat Swasti Saba Padapa 2025, salah satu penghargaan bergengsi di bidang pengelolaan kota sehat dari Kementerian Kesehatan.
Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, mendorong seluruh tim pelaksana Kota Sehat agar segera menindaklanjuti temuan dari tim verifikator pusat dalam proses penilaian yang masih berlangsung hingga 28 Agustus 2025.
“Terima kasih untuk kerja keras semua pihak. Namun saya tekankan lagi, tatanan-tatanan yang belum lengkap segera disempurnakan. Dokumennya harus diunggah sesuai tenggat waktu,” tegas Nina, Kamis, 7 Agustus 2025.
Menurut Nina, pencapaian predikat Swasti Saba bukan sekadar target administratif, tetapi merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Salatiga dalam menciptakan kota yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Fokus Perbaikan pada 6 Tatanan
Dari sembilan tatanan kota sehat yang menjadi indikator utama, terdapat 22 indikator dari enam tatanan yang masih perlu dilengkapi. Kekurangan tersebut mayoritas berupa ketidaklengkapan dokumen pendukung.
Pemkot telah menginstruksikan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera melengkapi dan mengunggah dokumen ke dalam sistem SiPantas (Sistem Informasi Pemantauan Kota Sehat) milik Kementerian Kesehatan.
“Kami optimistis, dengan kerja sama lintas sektor dan tindak lanjut yang cepat, Salatiga bisa meraih predikat Swasti Saba Padapa. Ini bukan hanya tentang kota, tapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ujar Nina.
Verifikasi lanjutan oleh tim dari pusat dan provinsi mencakup pendalaman dokumen serta evaluasi lapangan atas kesiapan kota dalam menjalankan prinsip-prinsip kota sehat.
Tentang Swasti Saba Padapa
Swasti Saba Padapa adalah level awal dalam penilaian Kota Sehat yang diberikan kepada daerah yang menunjukkan komitmen dan implementasi awal terhadap pengelolaan kawasan sehat.
Salatiga sendiri menargetkan raihan Swasti Saba sebagai pijakan awal menuju level yang lebih tinggi pada periode penilaian selanjutnya.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










