KUDUS, Harianmuria – RSUD dr Loekmono Hadi Kudus terus memperluas jangkauan program inovatif ‘Nasi Jangkrik’ untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi ibu hamil risiko tinggi (risti) di Kabupaten Kudus. Pada 2025 ini, program tersebut diperluas dari 10 menjadi 19 puskesmas, dengan sistem jemput bola oleh tim dokter spesialis.
Program Nasi Jangkrik (Layanan Kolaboratif Pemeriksaan Ibu Hamil dan Janin Risiko Tinggi secara Komprehensif) melibatkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obsgyn) yang datang langsung ke puskesmas. Mereka melakukan pemeriksaan kehamilan menggunakan USG serta memberikan penanganan dan terapi langsung di tempat.
“Dengan pendekatan ini, ibu hamil bisa mendapatkan layanan lebih dekat, lebih cepat, dan lebih tepat. Ini menjadi langkah nyata kami dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi,” ujar Direktur RSUD dr Loekmono Hadi, dr Abdul Hakam MSi Med SpA.
Nasi Jangkrik Fokus Deteksi Dini
Pemeriksaan difokuskan pada deteksi dini berbagai kondisi berisiko tinggi, seperti: Kekurangan Energi Kronis (KEK), hipertensi dalam kehamilan, plasenta previa (plasenta rendah), janin lemah, preeklamsia
Jika ditemukan risiko berat, ibu hamil bisa langsung dirujuk ke RSUD tanpa perlu melalui proses rujukan berjenjang, sehingga penanganan lebih cepat dan efisien.
RSUD dr Loekmono Hadi saat ini telah dilengkapi fasilitas canggih, termasuk 8 kamar bedah, ruang isolasi bedah, serta ICU modern dengan 20 tempat tidur dan ventilator.
“Program ini dijalankan selama dua bulan pertama dengan kunjungan rutin dokter spesialis ke 19 puskesmas sesuai jadwal. Setelah itu, akan dilanjutkan secara berkala untuk ibu hamil risti lainnya,” jelas Hakam.
Ia menambahkan, selain pemeriksaan dan penanganan langsung, program ini juga bertujuan memberikan edukasi kepada ibu hamil agar lebih memahami kondisi kehamilan mereka dan mengetahui langkah-langkah perawatan yang tepat.
“Kami ingin memastikan ibu dan janin tetap sehat hingga persalinan tiba. Harapan kami, angka kematian ibu dan bayi terus bisa ditekan,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkar Network
Editor: Basuki










