KUDUS, Harianmuria.com – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, bersama Wakil Bupati Bellinda Birton melakukan peletakan batu pertama pembangunan dua gedung layanan kesehatan di RSUD dr. Loekmono Hadi, Jumat pagi, 15 Agustus 2025.
Proyek senilai total Rp50,5 miliar tersebut mencakup Gedung Stroke dan Onkologi senilai Rp44 miliar, serta Gedung IGD PONEK senilai Rp6,5 miliar. Pembangunan ini diharapkan meningkatkan fasilitas kesehatan dan pelayanan medis bagi masyarakat Kabupaten Kudus.
Bupati Sam’ani menekankan pentingnya pembangunan sesuai spesifikasi, kualitas, administrasi, dan tepat waktu.
“Penambahan gedung dan fasilitas ini akan berdampak positif bagi pelayanan kesehatan masyarakat. Kami mengajak warga dan media untuk ikut mengawasi proses pembangunan,” ujar Sam’ani.
Tambahan 40 Tempat Tidur dan 20 Tenaga Medis
Direktur RSUD dr. Loekmono Hadi, Abdul Hakam, menyampaikan bahwa Gedung Stroke dan Onkologi terdiri dari lima lantai: dua lantai pertama sebagai area parkir, lantai tiga sebagai poliklinik rawat jalan, dan lantai empat serta lima sebagai ruang perawatan pasien stroke dan kanker. Fasilitas ini akan menyediakan 40 tempat tidur baru.
“Sekitar 20 tenaga kesehatan baru juga akan disiapkan untuk mendukung operasional gedung ini. Dengan fasilitas baru, pasien stroke yang sebelumnya harus dirujuk ke Semarang dapat ditangani langsung di Kudus,” jelas Abdul Hakam.
Sementara itu, Gedung IGD (Instalasi Gawat Darurat) dan PONEK (Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif) dibangun dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp6, 5 miliar.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










