REMBANG, Harianmuria.com – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang dalam meningkatkan kualitas pendidikan membuahkan hasil. Melalui program bantuan dari pemerintah pusat dan provinsi, sebanyak 31 Sekolah Dasar (SD) dan 14 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Rembang akan menjalani revitalisasi gedung sekolah.
Revitalisasi 14 SD Sudah Mulai Dikerjakan
Pada tahap awal, 14 SD telah menerima bantuan revitalisasi dan saat ini pengerjaannya tengah berlangsung. Sekolah-sekolah tersebut tersebar di berbagai kecamatan, antara lain SDN Banggi, SDN Banyudono (Kaliori), SDN 1 Bajingjowo, SDN Pancur, dan SDN Bamban (Pamotan).
Bupati Rembang, Harno, menyampaikan bahwa proyek revitalisasi ini menggunakan sistem swakelola, di mana pihak sekolah langsung melaksanakan pembangunan dengan dana yang ditransfer ke rekening masing-masing.
“Alhamdulillah, pemerintah pusat dan provinsi sangat memperhatikan Rembang. Bahkan 14 SD sudah memulai revitalisasi secara langsung,” ujar Bupati Harno, Senin, 8 September 2025.
Dana Langsung ke Sekolah, Disesuaikan Kebutuhan
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang, Sutrisno, menjelaskan bahwa total pengajuan anggaran sebesar Rp60 miliar, namun yang disetujui hanya sebagian. Masing-masing sekolah menerima bantuan dengan jumlah yang berbeda-beda, tergantung pada tingkat kerusakan dan kebutuhan.
“Ada yang dapat Rp200 juta untuk satu ruang kelas, ada juga yang dapat Rp400 juta untuk dua ruang. Dananya langsung dikirim ke rekening sekolah,” jelas Sutrisno.
Revitalisasi SD akan dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap 1 menyasar 14 SD, tahap 2 sepuluh SD, dan Tahap 3 tujuh SD, sehingga total sebanyak 31 SD akan direvitalisasi.
SMP dan PAUD Juga Dapat Bantuan
Selain SD, 14 SMP juga termasuk dalam daftar penerima bantuan revitalisasi. Tiga SMP yang telah memulai pembangunan di tahap pertama adalah SMPN 2 Bulu, SMPN 2 Gunem, dan SMP Annawawiyah (swasta)
Sebanyak 11 SMP lainnya, termasuk SMPN 1 Rembang, SMPN 1 Lasem, dan SMP Alhidayah, akan menyusul setelah menyelesaikan proses bimbingan teknis dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Tidak hanya itu, empat lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) juga mendapat bantuan revitalisasi, yaitu TK ABA 1 Lasem, KB Aisyiyah 2 Lasem, KB Aunul Karim, dan TK Negeri Kaliori. Pengerjaan sudah dimulai di TK ABA 1 Lasem, sementara tiga lainnnya menyusul.
Komitmen Pemkab Tingkatkan Sarana Pendidikan
Program ini menunjukkan keseriusan Pemkab Rembang dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak, aman, dan nyaman untuk mendukung proses belajar-mengajar.
“Kami ingin setiap siswa belajar di lingkungan yang aman dan representatif. Ini adalah bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan di Rembang,” tegas Sutrisno.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










