KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus tahun ini akan melakukan revitalisasi pada lima pasar tradisional guna meningkatkan kenyamanan dan fasilitas bagi pedagang serta pembeli. Program revitalisasi pasar tradisional ini rutin digelar setiap tahun.
Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan Kudus, Agus Sumarsono, menyatakan bahwa pasar yang akan direvitalisasi pada 2025 meliputi Pasar Mijen, Pasar Piji, Pasar Hewan, Pasar Brayung, dan Pasar Babe (Barang Bekas).
“Pengerjaan fisik revitalisasi kemungkinan dimulai pada bulan September 2025,” ujar Agus, Senin, 18 Agustus 2025.
Anggaran dan Fokus Revitalisasi
Revitalisasi ini menggunakan APBD 2025, dengan besaran anggaran yang berbeda-beda menyesuaikan kebutuhan masing-masing pasar. Pasar Mijen dan Pasar Hewan masing-masing mendapat alokasi Rp178 juta, untuk perbaikan atap dan saluran air. Sementara itu, Pasar Piji mendapatkan dana Rp178 juta untuk paving, landasan, dan kontainer sampah.
Revitalisasi Pasar Brayung dianggarkan sebesar Rp350 juta, sedangkan Pasar Babe mendapatkan anggaran terbesar, yakni Rp1,4 miliar. Pasar Babe sempat mengalami kebakaran pada Juni 2024, sehingga perlu dilakukan pembangunan ulang secara bertahap.
“Termin pertama pembangunan Pasar Babe telah selesai pada Desember 2024, dan termin kedua dengan anggaran Rp1,4 miliar akan fokus pada pembangunan atap dan lantai dasar,” jelas Agus.
Dengan revitalisasi ini, Pemkab Kudus berharap pasar tradisional dapat menjadi lebih nyaman dan mendukung perekonomian lokal secara maksimal.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki










