BLORA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Blora meminta para pedagang Pasar Ngawen untuk segera mengosongkan lapak sebelum pertengahan Oktober 2025. Relokasi mandiri ini menyusul rencana pembangunan kembali pasar tersebut pascakebakaran pada Januari 2024 lalu.
Proyek pembangunan ini akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kementerian PU) dengan anggaran sebesar Rp38 miliar. Penandatanganan kontrak pembangunan dijadwalkan berlangsung antara 22 Oktober hingga 11 November 2025.
Lokasi Relokasi Sudah Disepakati
Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Blora, Margo Yuwono, menyampaikan bahwa tempat relokasi sementara telah ditentukan, yaitu di RW 03 Kelurahan Ngawen dan di sepanjang jalan Ngawen–Japah.
“Relokasi dilakukan secara mandiri tanpa ada biaya kompensasi. Ini sudah disosialisasikan dan disepakati bersama pedagang serta pihak kelurahan,” ujarnya, Minggu, 5 Oktober 2025.
Baca juga: Bupati Blora Pastikan Pembangunan Pasar Ngawen Dimulai November 2025
Relokasi Tuntas Sebelum Pekerjaan Dimulai
Sosialisasi kepada pedagang telah dilakukan sejak 24 September 2025. Para pedagang diberi waktu hingga pertengahan Oktober 2025 untuk memindahkan seluruh barang dagangannya.
“Kita targetkan sebelum kontrak pembangunan ditandatangani, lokasi sudah bersih dan siap dilakukan pembongkaran,” tambah Margo.
Pembersihan area dan pembongkaran bangunan akan dilakukan terhadap seluruh blok pasar yang terdampak kebakaran, kecuali Blok Y yang masih utuh. Pedagang di Blok Y tetap dapat berjualan seperti biasa tanpa harus pindah.
Sebanyak 1.178 pedagang tercatat terdampak proyek ini. Menurut rencana, pembangunan Pasar Ngawen akan berlangsung selama 8 bulan, dengan target selesai pada pertengahan 2026.
Baca juga: Dindagkop UKM Blora Ungkap 8 Fasilitas Unggulan untuk Pembangunan Pasar Ngawen
Proses relokasi telah dimulai secara bertahap. Beberapa pedagang mulai menempati lokasi sementara dan menata ulang dagangan mereka.
“Saya pindah ke Jalan Ngawen–Japah dulu. Nggak masalah, yang penting nanti bisa jualan lagi di pasar baru yang lebih bagus,” ujar Yanto, salah satu pedagang.
Hal senada juga diungkapkan pedagang lainnya, Suparman, yang antusias menyambut pembangunan pasar baru. “Alhamdulillah, akhirnya pasar dibangun lagi. Semoga nanti dapat tempat yang lebih nyaman,” ujarnya.
Reporter: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










